Mengikut atau Ikut-ikutan?

Matius 8:18-22

Belum ada komentar 171 Views

“…Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi (Mat. 8:19)

Banyak orang berpikir bahwa mengikut Yesus adalah hal yang mudah. Benarkah? Mengikut Yesus tidak sama dengan ikut-ikutan mengikut Yesus. Ikut-ikutan merujuk kepada sikap setengah hati, tanpa kesadaran penuh dalam diri mengapa ia melakukan sesuatu, dan tanpa komitmen yang sungguh-sungguh. Oleh sebab itu, mereka yang sekadar ikut-ikutan dalam mengikut Yesus tidak akan setia mengikut Dia sampai akhir.

Yesus menekankan dua hal penting yang harus dilakukan bagi setiap orang yang ingin mengikut-Nya. Pertama, ketika seorang ahli Taurat menyatakan keinginannya untuk mengikut- Nya, Yesus memberikan pengertian bahwa mengikut-Nya bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan komitmen dan kesetiaan penuh kepada-Nya. Ia harus keluar dari zona nyamannya selama ini dan bersandar penuh kepada-Nya (ay. 20). Kedua, ketika seorang murid lain mengajukan permohonan untuk menguburkan ayahnya terlebih dahulu sebelum mengikut-Nya, jawaban Yesus terasa kasar dan tidak manusiawi. Apakah benar bahwa Yesus tidak manusiawi? Pasti tidak! Dalam hal ini, Yesus menegaskan pentingnya menjadikan diri-Nya sebagai prioritas utama bagi setiap orang yang ingin mengikut-Nya. Artinya, tidak ada lagi kepentingan untuk diri sendiri yang diutamakan yang dapat menghambatnya untuk mengikut Yesus dengan sungguh-sungguh (ay. 22).

Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah sungguh- sungguh mengikut Yesus, ataukah sekedar ikut-ikutan dalam mengikut-Nya? [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

REFLEKSI:
Kita harus menjadi pengikut Kristus dan bukan sekedar ikut-ikutan mengikut-Nya.

Ayat Pendukung: Yer. 7:27-34; Mzm. 123; Mat. 8:18-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Puji-Pujian Atas Kebesaran Tuhan
    Mazmur 104:24-34, 35b
    Aku hendak bernyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. (Mazmur 104:33) Saat...
  • Damai Sejati Di Balik Pintu Terkunci
    Yohanes 20:19-23
    … datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Yohanes 20:19b) Rendi sedang merasa...
  • BAHAGIANYA, BAHAGIAKU?
    Matius 5:1-12
    Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya; (Matius 5:2) Dunia mengajarkan bahwa orang yang berbahagia adalah mereka yang...
  • Ketika Allah Turun Gunung
    Keluaran 19:16-25
    Lalu Musa berkata kepada TUHAN, “Tidak mungkin bangsa itu akan mendaki Gunung Sinai ini, sebab Engkau sendiri telah memperingatkan...
  • Bukan Kuda Perang Yang Menyelamatkan
    Mazmur 33:12-22
    Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, bagaimanapun tangkasnya dia tidak membuat orang luput. (Mazmur 3317) Dalam situasi genting,...