Mengejar Keuntungan

Yeremia 22:11-17

Belum ada komentar 102 Views

Akan tetapi, matamu dan hatimu tertuju pada keuntungan gelap, pada penumpahan darah orang yang tak bersalah, pada pemerasan dan penganiayaan! (Yeremia 22:17)

Ada banyak jalan untuk memperoleh kekuasaan, melalui jenjang karier, prestasi, dan juga ordal atau “orang dalam”. Tidak sedikit orang yang tega berbuat curang demi memperoleh jabatan tertentu. Mereka tak segan untuk mengorbankan orang lain agar kekuasaannya tetap bertahan atau malah naik jabatan.

Hal itu juga yang terjadi pada Raja Yoyakim. Kelalimannya nyata di hadapan TUHAN. la tidak suka pada kebenaran dan melecehkan keadilan. la tega untuk tidak membayarkan upah kepada para pekerja. Pemerasan, penganiayaan, dan pertumpahan darah adalah hal yang lumrah bagi Yoyakim, demi mempertahankan kekuasaannya. Firman TUHAN malah memberi catatan bahwa mata dan hati Raja Yoyakim hanya tertuju pada pengejaran keuntungan. Terlebih, Yoyakim mementingkan tampilan luar yang menarik seperti istana yang megah, tetapi tidak memperjuangkan hak-hak rakyatnya. Pengejaran akan kepuasan dirinya tidak diimbangi dengan penegakan kebenaran dan keadilan. la berpikir bahwa tolak ukur status raja adalah dari kemegahan istana semata. Hal inilah yang membuat Allah murka terhadap Yoyakim.

Tidak ada salahnya bila kita berbenah diri untuk menunjukkan penampilan yang baik. Apalagi sebagai pemimpin, tentu akan menjadi contoh yang baik bila penampilan luar kita rapi dan menarik. Namun, seorang pemimpin harus menegakkan kebenaran dan memperjuangkan keadilan. Pemberian upah yang layak bagi pekerja pun jangan sampai diabaikan, sebab itulah kebenaran, yaitu memberikan hak-hak pekerja. Mengejar keuntungan boleh saja, tetapi jangan dengan cara menekan atau menindas orang lain. [Pdt. Yosafat Simatupang]

DOA:
Ya Tuhan, ajar kami untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan, bukan hanya mengutamakan tampilan luar saja. Amin.

Ayat Pendukung: Yer. 22:11-17; Mzm. 120; Luk. 11:37-52
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tak Dilupakan Tuhan
    Kejadian 25:12-18
    Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara. (Kejadian 25:12) Seorang anak...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Berharga Di Mata-Nya
    Matius 10:24-39
    Karena itu, janganlah takut! Kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit. (Matius 10:31) Seorang mahasiswa membagikan pendapatnya tentang iman...
  • Tiada Yang Tersembunyi
    Lukas 11:53-12:3
    Karena itu, apa yang kamu katakan dalam gelap akan didengar dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga...
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...