Menerima Kebencian Demi Karya Allah

Kisah Para Rasul 26:19-29

Belum ada komentar 320 Views

Tetapi oleh pertolongan Allah aku dapat hidup sampai sekarang dan memberi kesaksian kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar. (Kis. 26:22)

Pernahkah Anda dituduh melakukan hal buruk ketika sedang mengerjakan sesuatu yang baik? Bagaimana respons Anda? Dapatkah Anda menerimanya?

Paulus telah memberi kesaksian kepada banyak pihak sejak ia ditangkap oleh orang-orang Yahudi, di Yerusalem, dengan tuduhan menentang bangsa Yahudi dan hukum Taurat. Padahal, ia tidak pernah melakukan hal itu. Kasus itu diperpanjang sehingga ia harus naik banding kepada kaisar dan memberi kesaksian di hadapan Raja Agripa. Raja Agripa bukan orang yang punya kepentingan pribadi dengan kasus Paulus, tidak seperti Festus yang berniat memanfaatkan kasus Paulus untuk menarik hati orang Yahudi. Kalau Paulus tidak naik banding kepada kaisar, mungkin ia telah mati di tangan Festus. Namun, Allah berkehendak lain. Karena pengadilannya di hadapan Agripa, Paulus diperbolehkan tinggal di Roma dan dari sana ia masih bisa memberitakan Injil.

Pengalaman Paulus bukanlah hal yang mudah untuk dihadapi. Meski ia tidak melakukan kejahatan, ia tetap dibenci dan difitnah. Namun, kesetiaan Paulus dalam memberitakan Injil membuat Allah juga tidak berhenti bekerja melalui dirinya. Melalui persidangan-persidangan, kesaksiannya didengarkan oleh para penguasa dan ia mendapat tempat perlindungan di Roma. Menerima kebencian memang tidak mudah. Namun, kita perlu bertahan agar karya Allah tetap dinyatakan melalui kehidupan kita. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Terkadang kita perlu menerima kebencian dan tetap setia memberitakan Injil agar karya Allah terus dinyatakan melalui kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 29; 2Taw. 5:2-14; Kis. 26:19-29
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Patutkah Marah?
    Yunus 4:1-11
    Tetapi, firman TUHAN, “Patutkah engkau marah?” (Yunus 4:4) Banyak orang beranggapan bahwa marah adalah hal yang lumrah dan manusiawi....
  • Hormati Kemurahan Allah
    Mazmur 51
    Kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam dan penuh penyesalan tidak akan Kau pandang...
  • PAMER
    Matius 6:1-6, 16-21
    Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:18b) Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, muncullah suatu...
  • Tak Berjalan Sendirian
    1 Raja-raja 19:9-18
    Tetapi, Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, semua orang yang tidak berlutut menyembah Ba’al dan mulutnya tidak...
  • Kesabaran Allah
    Mazmur 78:17-20, 52-55
    Ketika Ia menggiring umat-Nya seperti domba-domba, dan memimpin mereka seperti kawanan hewan di padang gurun; ketika Ia menuntun mereka...