Mendengarkan Dan Taat

Ibrani 4:1-11

Belum ada komentar 73 Views

Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorang pun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga. (Ibr. 4:11)

“Saya memang seperti ini adanya.” Ungkapan ini bisa jadi adalah ungkapan jujur akan keberadaan diri, atau keunikan kita. Namun, pernyataan ini, bisa juga bermakna lain. Yakni, sebuah pernyataan keengganan atau ketidakmauan untuk belajar dan berubah. Kita tidak mau belajar dan berubah karena kita merasa bahwa memang demikianlah adanya kita.

Mendengarkan suara Allah dan menaati-Nya harus dilakukan oleh umat, sebab ketaataan merupakan jalan masuk ke tempat perhentian yang disediakan Allah. Demikian penulis surat Ibrani menasihati umat. Ia lantas mengingatkan bahwa ketidaktaatan memiliki konsekuensi. Ia memberi contoh nenek moyang Israel. Dahulu, nenek moyang Israel melakukan ketidaktaatan, dan bahkan mencobai Allah ketika berada di padang gurun. Akibat ketidaktaatan itu, nenek moyang Israel pun tidak dapat masuk ke tempat perhentian yang dijanjikan Allah. Hal ini haruslah menjadi perhatian, peringatan dan pelajaran bagi umat agar mereka tidak melakukan hal yang sama seperti nenek moyang mereka. Sebab, jika demikian, mereka pun tidak akan dapat masuk ke dalam tempat perhentian yang disediakan Allah.

Mendengarkan dan menaati Allah, memang bukan hal yang mudah.Sebab, kita harus menundukkan diri dan melepaskan keakuan kita. Tetapi, betapapun berat, kita harus belajar, berusaha dan berjuang untuk mendengarkan dan menaati Allah. Seperti umat Allah dahulu, kita juga diingatkan untuk tidak mengeraskan hati dan mencobai Allah, melainkan sedia mendengar dan menaati-Nya. Sehingga kita pun dapat memasuki dan menikmati tempat perhentian yang telah Allah sediakan bagi kita, yakni kehidupan kekal bersama Dia. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Ya Allah, mampukanlah kami untuk mendengarkan dan menaati suara-Mu dalam kehidupan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 22:2-16; Ayb. 18:1-21; Ibr. 4:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tuhan Setia
    Nehemia 9:9-15
    Dengan tiang awan Engkau memimpin mereka pada siang hari dan dengan tiang api pada maiam hari untuk menerangi jalan...
  • Tuhan Tidak Lupa
    Mazmur 77
    Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman dahulu. (Mazmur 77:12) Ada seseorang yang kehilangan...
  • Sesama Orang Berdosa
    Matius 18:21-35
    “Demikian juga yang akan diperbuat oleh BapaKu yang di surga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan...
  • Lebih Dari Sekadar Kata
    Matius 6:7-15
    Jadi, janganlah seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. (Matius 6:8) Ada seorang...
  • Jalan Alternatif
    Keluaran 14:1-18
    “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu berdiam diri saja.” (Keluaran 14:14) Dalam kehidupan, kadang kita harus menempuh jalan...