Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya

Mazmur 104:1-9, 24, 35b

Belum ada komentar 4389 Views

Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24)

Di dalam ilmu teologi, dikenal istilah antroposentrisme. Yang artinya, segala masalah teologi menggunakan pengalaman manusia sebagai titik tolak dan pegangan untuk langkah berikutnya. Teologi yang bersifat antroposentris ditemukan juga di dalam kekristenan. Mulai dari konsep bahwa manusia ada di atas semua ciptaan, sampai dengan Allah menyelamatkan manusia saja. Apakah hal ini benar?

Alkitab menyaksikan bahwa Allah tidak hanya mengasihi manusia. Mazmur 104 menunjukkan bahwa sejak semula, Allah mengasihi seluruh ciptaan-Nya. Allah menciptakan manusia dan makhluk hidup lainnya dengan kasih dan kebijaksanaan. Kasih dan kebijaksanaan itu juga ditunjukkan melalui pemeliharaan Allah. Kekuasaan Ilahi meluas sampai ke samudera; air yang dulunya menutupi bumi sekarang menuju ke tempatnya sendiri karena kuasa Allah. Allah menciptakan dan menata segala sesuatu dengan sangat baik.

Kesadaran akan kasih Allah, seharusnyalah memotivasi kita untuk melakukan kasih. Kasih Allah kepada ciptaan menjadi teladan dan dasar bagi kita dalam bertindak terhadap sesama manusia dan ciptaan. Pujian kita atas kasih dan kebijaksaan Allah yang membentuk semesta, sepatutnyalah kita nyatakan dalam sikap terhadap seluruh ciptaan. Kita belajar untuk mengasihi seluruh ciptaan-Nya. Kita mewujudkan pujian kita kepada Allah dengan menjaga dan mengelola secara baik lingkungan dan alam sekitar kita. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Ajarlah kami ya, Allah untuk meneladani Engkau mengasihi seluruh ciptaan yang ada di sekitar kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 104:1-9, 24, 35b; Ayb. 36:1-16; Rm. 15:7-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • ALLAH MENGASIHIMU
    Kejadian 29:31-35
    …”Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. (Kejadian 29:35) Ada orang yang...
  • Inisiatif Menjadi Sahabat
    Kejadian 29:1-14
    ..ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba Laban, saudara ibunya. (Kejadian...
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...
  • Jadi Kecil Di Hadapan Allah
    Lukas 10:21-24
    …karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Lukas 10:21)...