Memercayai Allah Saja

1 Tawarikh 12:16-22

Belum ada komentar 271 Views

“Jika kamu datang kepadaku dengan maksud damai untuk membantu aku, maka aku rela bersekutu dengan kamu, tetapi jika untuk menyerahkan aku dengan tipu muslihat kepada lawanku, sedang aku tidak melakukan kelaliman, maka biarlah Allah nenek moyang kita melihat itu dan menghukum kamu.” (1Taw. 12:17)

Konon, dalam situasi dunia sekarang ini, sulit bagi kita untuk membedakan mana kawan dan mana lawan. Seseorang bisa saja terlihat seperti teman yang hendak menolong, tetapi kemudian ternyata hanya memanfaatkan kita. Sebaliknya, seseorang yang terang-terangan terlihat tidak menyukai kita, bisa jadi adalah orang yang justru tidak sampai hati melihat kita menderita. Kalau demikian keadaannya, melakukan sesuatu demi mendapatkan teman atau membuat orang lain menyukai kita tidak ada gunanya, bukan?

Daud dan pengikut-pengikutnya sedang berada dalam situasi tidak dapat lagi membedakan mana yang akan menjadi lawan atau kawan mereka. Mereka tidak dapat memercayai siapa pun. Yang dapat mereka lakukan hanyalah bertindak sesuai kehendak Tuhan dan menyerahkan semua pada-Nya. Hanya dengan cara itu mereka yakin bisa selamat.

Apabila benar yang dikatakan orang-orang bahwa sekarang ini sulit untuk membedakan mana kawan dan mana lawan, maka kita dapat belajar dari tindakan Daud agar dapat bertahan. Kita tidak perlu menjadi gentar karena berharap pada manusia. Yang perlu kita lakukan adalah melakukan segala sesuatu sesuai kehendak Allah dan menjaga diri dari kelaliman. Apabila ada yang berusaha mencelakai kita, meski kita tidak melakukan kesalahan, biar Tuhan saja yang kita andalkan untuk membela kita. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Hal yang paling perlu kita lakukan adalah menjalankan segala sesuatu sesuai dengan kehendak Allah dan menjauhkan diri dari kelaliman.

Ayat Pendukung: Mzm. 93; 1Taw. 12:16-22; Why. 21:5-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Patutkah Marah?
    Yunus 4:1-11
    Tetapi, firman TUHAN, “Patutkah engkau marah?” (Yunus 4:4) Banyak orang beranggapan bahwa marah adalah hal yang lumrah dan manusiawi....
  • Hormati Kemurahan Allah
    Mazmur 51
    Kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam dan penuh penyesalan tidak akan Kau pandang...
  • PAMER
    Matius 6:1-6, 16-21
    Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:18b) Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, muncullah suatu...
  • Tak Berjalan Sendirian
    1 Raja-raja 19:9-18
    Tetapi, Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, semua orang yang tidak berlutut menyembah Ba’al dan mulutnya tidak...
  • Kesabaran Allah
    Mazmur 78:17-20, 52-55
    Ketika Ia menggiring umat-Nya seperti domba-domba, dan memimpin mereka seperti kawanan hewan di padang gurun; ketika Ia menuntun mereka...