Membuang Sampah Diri

1 Petrus 2:1-3

Belum ada komentar 137 Views

Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah. (1Ptr. 2:1)

Tidak ada orang yang membiarkan sampah menumpuk di sekitar rumahnya. Selain menimbulkan bau yang tidak sedap, sampah yang tidak terkelola dan dibiarkan menumpuk akan menimbulkan masalah-masalah yang besar bagi kesehatan dan kenyamanan aktivitas kita. Sampah harus dibuang pada tempatnya. Atau, dikelola dengan baik, sehingga mendatangkan manfaat.

Petrus mengingatkan setiap orang percaya untuk mewaspadai “sampah diri” yang mungkin masih ditumpuk dalam kehidupan. Kejahatan, tipu muslihat, kemunafikan, dan fitnah hanya akan membuat relasi kita dengan sesama dipenuhi “aroma busuk” kebencian yang tidak mendatangkan manfaat apa pun. Sebaliknya, kehidupan orang percaya semestinya diisi dengan kerendahan hati dan kesediaan untuk belajar memperbaiki diri, seperti seorang bayi yang baru lahir yang merindukan apa yang baik bagi pertumbuhannya.

Mengisi hidup dengan hal-hal yang membangun hidup memang membutuhkan proses yang tidak sebentar. Karena itu, sebagaimana kita membuang sampah setiap hari, maka di dalam waktu teduh kita saat merenungkan firman Allah, kita juga dapat rutin memeriksa diri kita. Dengan pertolongan Roh Kudus, kita dikaruniai kepekaan untuk “membuang sampah diri” kita dan menggantinya dengan nilai-nilai firman Allah. Firman Allah menjadi seperti “air susu yang murni” bagi kita, anak- anak-Nya, yang bersedia bertumbuh dan beroleh keselamatan karena kebaikan-Nya. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya, Allah, berikan aku hati yang rajin untuk membuang “sampah diri” dalam proses perumbuhan iman. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 134; Ams. 8:32—9:6; 1Ptr. 2:1-3
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN LENGAH
    Matius 24:36-44
    “Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga’.’ (Matius 24:44)...
  • Belajar Percaya Penuh
    Kejadian 6:11-22
    Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya. (Kejadian 6:22) Dalam pergaulan dan komunikasi...
  • Kecenderungan Hati
    Kejadian 6:1-10
    TUHAN meiihat betapa besarnya kejahatan manusia di bumi, dan segaia kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. (Kejadian 6:5) Dalam...
  • Doa Bagi Indonesia
    Mazmur 122
    Berdoalah untuk damai sejahtera Yerusalem, “Kiranya orang-orang yang mencintaimu hidup sentosa’.’ (Mazmur 122:6) Apakah Saudara bangga menjadi orang Indonesia?...
  • Dikagumi dan Dibenci
    Yesaya 60:8-16
    Sebagai ganti keadaanmu dahulu, ketika engkau ditinggalkan, dibenci, dan tidak dilalui seorang pun, sekarang Aku akan membuat engkau menjadi...