Luka Kristus Dan Luka Kita

Yohanes 20:19-31

Belum ada komentar 96 Views

Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. (Yoh. 20:20)

Kisah pembunuhan pertama yang dicatat di dalam Alkitab adalah pembunuhan Habel oleh saudaranya, Kain. Ini dipengaruhi sangat kuat oleh luka di dalam hati yang tidak segera diobati. Kain menjadi panas hati karena persembahannya tidak diindahkan. Walaupun sudah diingatkan oleh Allah, Kain tetap memilih untuk memelihara benci dan dendam di dalam hatinya.

Kristus yang bangkit menunjukkan tangan dan lambung- Nya kepada murid-murid-Nya. Ia menegaskan diri-Nya sebagai pribadi yang sama, yang telah tersalib karena kejahatan dosa. Namun, telah menang karena kekuatan kasih Allah memang tidak dapat dihentikan oleh pembangkangan dosa manusia. Bukan hanya itu saja, dengan menunjukkan luka-luka-Nya setelah mengucapkan salam kedamaian, Kristus hendak menegaskan bahwa Dia sudah mengampuni murid-murid- Nya yang meninggalkan-Nya saat disalib. Kristus tidak datang dengan cemeti dan dendam. Dia menyapa murid-murid yang dikasihi-Nya dalam kedamaian. Dia pun mengutus mereka untuk menjadi duta damai-Nya.

Kuasa Paskah memampukan kita berdamai dengan luka- luka hidup kita. Dengan pemulihan Kristus, kita diutus untuk datang kepada orang-orang yang sudah membuat luka di dalam hidup kita dan menghadirkan kedamaian bagi hidup mereka, sebab kita sudah mengampuni kesalahannya. Dengan begitu, kita bukan saja merayakan Paskah, tetapi juga hidup sebagai orang-orang yang mengalami kuasa Paskah. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya, Kristus, pulihkanlah luka hatiku sehingga aku sanggup mengampuni kesalahan orang lain dan menjadi duta damai-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Kis. 2:14a, 22-32; Mzm. 16; 1Ptr. 1:3-9; Yoh. 20:19-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...
  • Jadi Kecil Di Hadapan Allah
    Lukas 10:21-24
    …karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Lukas 10:21)...
  • Patuh Tetapi Salah
    Kejadian 27:1-17
    Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. (Kejadian 27:8) Pernahkah Saudara menghadapi situasi ketika orang terdekat menyarankan hal...
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...