Lain Di Mulut, Lain Di Hati

Yeremia 9:1-16

Belum ada komentar 122 Views

Lidah mereka adalah anak panah yang membunuh, perkataan dari mulutnya adalah tipu; mereka berbicara damai dengan temannya, tetapi dalam hatinya mereka merancang pengadangan terhadapnya. (Yer. 9:8)

“Memang lidah tak bertulang. Tak terbatas kata-kata. Tinggi gunung seribu janji. Lain di bibir, lain di hati ….” Bait pertama lagu “Tinggi Gunung Seribu Janji” yang pernah dipopulerkan oleh Bop Tutupoly ini menggambarkan betapa kata-kata yang diucapkan sering kali berbeda dengan isi hati yang sebenarnya. Keadaan inilah yang terjadi dengan kehidupan bangsa Israel. Mereka terus memberontak terhadap Allah. Segala yang mereka lakukan bertentangan dengan kehendak Allah. Tipu daya ada dalam kata dan perbuatan mereka. Dusta dan penindasan menjadi bagian kehidupan mereka sehari-hari. Tidak ada yang dapat dipercaya. Mulut mereka mengucapkan kata- kata yang manis, tetapi hati mereka merancangkan kejahatan.

 

Yang membuat Yeremia merasa sedih ialah mereka menolak untuk bertobat

 

Tidak berbeda jauh dengan kehidupan kita saat ini. Banyak orang yang berjanji dan mengumbar kata-kata yang manis demi mendapatkan simpati dari rakyat. Tetapi, apakah semua itu disampaikan dari hati yang juga manis dan simpatik? Tak bisa dimungkiri, fakta menunjukkan banyak yang melakukannya hanya untuk mendapat dukungan suara. Ketika sudah mendapat jabatan, maka dilupakanlah semua janjinya. Walaupun tidak tertutup kemungkinan ada juga pemimpin yang hatinya memang tulus dalam memberikan janji demi kepentingan rakyat, dan bekerja sungguh-sungguh demi rakyatnya. Semoga yang kedua lebih banyak. (Pdt. Henni Herlina)

 

DOA:

Tuhan hadirkanlah bagi kami pemimpin yang jujur dan memiliki integritas, agar kepemimpinannya dapat dipercaya. Amin.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...