Konsekuensi Ketidaktaatan

1 Samuel 15:22-31

Belum ada komentar 3 Views

Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun menolakmu sebagai raja atas Israel.” (1 Samuel 15:26)

Taat! Ini kata yang pendek tapi konsekuensinya panjang. Seorang sahabat menceritakan masa-masa manis sewaktu bekerja. Ia bersikap kritis, tetapi tetap menunjukkan ketaatan pada aturan dan atasan. Kariernya bagus. Ia juga disenangi banyak kawan.

Saul adalah sosok yang manis dan gagah secara fisik. Namun, perjalanannya sebagai raja tidak semanis dan segagah itu. Mengapa? Karena ketidaktaatan! TUHAN memintanya untuk menumpas musuh beserta semua harta benda mereka. Namun, Saul tidak melakukannya. Ia lebih mendengarkan suara rakyatnya, yang justru merampas harta benda musuh dalam perang. Alasannya, ternak yang dirampas akan dipersembahkan kepada TUHAN. Karena itu, Samuel dengan keras menegur Saul. Samuel tanpa tedeng aling-aling menyatakan bahwa TUHAN menolak Saul sebagai raja, sebab ia menolak firman-Nya. Harga sebuah ketidaktaatan Saul sangat mahal: ia kehilangan jabatan, kebahagiaan, dan makna hidup.

Sahabat, belajar taat mungkin sulit, tetapi hasilnya selalu manis. Dari Saul kita belajar bahwa ketidaktaatan akan menyusahkan diri sendiri, dan membuat kita kehilangan kepercayaan. Karena itu, baiklah kita memilih untuk taat. Hidup adalah amanat dari Tuhan, demikian juga jabatan. Jika kita taat kepada aturan, hukum, dan firman-Nya, kita tidak hanya disenangi oleh kawan, tetapi juga dirahmati oleh Tuhan. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Kalau kita tidak taat, kita akan kehilangan legitimasi dan kepercayaan. Jadilah taat untuk merasakan manisnya rahmat Tuhan.

Ayat Pendukung: 1 Sam. 15:22-31; Mzm. 23; Ef. 5:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...
  • Bye-Bye FOMO!
    Mazmur 81
    Janganlah ada di antaramu Hah lain, dan janganlah engkau sujud menyembah ilah asing. (Mazmur 81:10) FOMO, fear of missing...
  • SANG AIR HIDUP
    Yohanes 4:5-42
    Tetapi siapa yang minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. (Yohanes 414a) Air adalah...