Kita Adalah Duta

Yoh 15:26-27; 16:4b-15

Belum ada komentar 56 Views

“Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.” (Yoh. 15:27)

Anggun C. Sasmi adalah penyanyi Indonesia yang terkenal, juga di mancanegara. Bukan hanya penyanyi, ia juga merupakan bintang iklan sampo, merek kelas dunia. Ia dipilih menjadi duta produk sampo tersebut karena rambutnya indah dan panjang. Diharapkan, ketika melihat keindahan rambutnya, orang-orang menjadi tertarik dan percaya pada merek sampo tersebut, kemudian membeli dan menggunakannya.

Hari ini,kita merayakan Hari Pentakosta, yakni turunnya Roh Kudus bagi dunia. Sebelum naik ke surga, Yesus berjanji akan memberikan Penolong bagi para murid. Sang Penolong itu telah datang. Para murid dahulu, dan kita sekarang, berbahagia karena ada yang selalu menyertai kita. Namun, berkat dan sukacita itu bukan hanya untuk dinikmati sendiri. Ada tugas yang harus kita lakukan, yaitu bersaksi. Di zaman dulu, orang harus bersaksi sampai ke ujung bumi, sebab nama Yesus belum dikenal. Sekarang, siapa yang tidak tahu Yesus? Namun, apakah orang menerima dan mengikuti-Nya?

Anggun C. Sasmi terpilih menjadi duta sebuah sampo karena rambutnya yang indah. Melihat rambutnya, orang menjadi percaya pada sampo yang dipromosikannya. Bagaimana dengan kita? Tentu bukan rambut, tetapi tutur kata, sikap, dan perilaku kitalah yang menjadikan kita duta. Bukan sembarang duta, melainkan duta Kerajaan Allah. Yesus memilih kita menjadi duta untuk bersaksi bagi- Nya; menyaksikan damai sejahtera. Bagaimana membuat orang menjadi percaya pada berita damai sejahtera yang kita beritakan? Dengan menjadikan damai sejahtera sebagai lifestyle kita! [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Tutur kata dan perbuatan kita adalah kesaksian kita. Biarlah damai sejahtera dilihat dan dirasakan oleh dunia sekitar dalam kehadiran kita.

Ayat Pendukung: Kis. 2:1-21; Mzm. 104:24-34, 35b; Rm. 8:22-27; Yoh. 15:26-27; 16:4b-15
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MENCLA-MENCLE
    Matius 16:21-28
    “… sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Matius 16:23c) “Mencla-mencle” adalah istilah...
  • Terima Kasih
    Matius 8:14-17
    …Ia pun bangun dan melayani Dia. (Matius 8:15b) Ada dua kata yang diajarkan oleh orangtua ketika kita masih kecil,...
  • Menahan Kejahatan
    2 Tesalonika 2:7-12
    Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan….(2 Tesalonika 2:7a) Kemudahan dalam memperoleh akses...
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...