Kepemimpinan Yang Benar

Daniel 7:19-27

Belum ada komentar 68 Views

Maka pemerintahan, kekuasaan dan kebesaran dari kerajaan-kerajaan di bawah semesta langit akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat Yang Mahatinggi …. (Dan. 7:27)

“Ada banyak jenderal di dunia ini, tetapi sedikit sekali yang benar- benar jenderal!” Demikian diungkapkan dengan lantang dan tegas oleh seorang pelatih dalam institusi pendidikan para calon perwira. Maksudnya tentu untuk mengingatkan para naradidiknya agar kelak bukan sekadar mendapat pangkat dan jabatan saja. Melainkan, menjalankan fungsi dari jabatannya dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

Daniel adalah salah satu nabi yang diberikan karunia penglihatan tentang masa depan oleh Allah. Dalam salah satu penglihatannya, ia melihat rentetan peristiwa alih kepemimpinan dari zaman ke zaman. Memang ada saatnya orang-orang fasik memimpin, tetapi ada juga saatnya orang-orang benar akan memimpin. Sesuai iman kita, kini kita mengerti bahwa apa yang dilihat Daniel terkait dengan kepemimpinan Kristus. Sebagai umat yang dipimpin Kristus, kita menjadi bagian dari umat Yang Mahatinggi. Dengan karunia yang sudah diberikan, kita bukan saja berstatus sebagai yang terberkati, tetapi juga menjadi jalan berkat bagi sesama.

Tidak sedikit kita jumpai orang yang memegang jabatan, tetapi tidak menjalankan fungsi jabatannya. Perilaku mereka korup dan berdampak buruk pada komunitas, di mana si pemangku jabatan berkarya. Sebagai umat Tuhan, kita harus terus belajar betapa pentingnya integritas dalam hidup beriman. Tidak akan ada perubahan dalam hidup, jika cara kita memimpin hidup dan orang lain tidak dilakukan dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah hidup kita bersedia dibersihkan Kristus, Raja kita dari hal-hal yang menghambat pertumbuhan iman kita?

Ayat Pendukung: Mzm. 76; Dan. 7:19-27; Why. 11:1-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...