Kepedulian Melampaui Kekhawatiran

Yohanes 6:1-21

Belum ada komentar 59 Views

Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki. (Yoh. 6:11)

Manusia kerap jatuh dalam kekhawatiran. Banyaknya pilihan sulit, membuat kita terjebak dalam rasa takut terhadap kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Tidak jarang pula, kita khawatir karena takut kehilangan apa yang kita miliki.

Kekhawatiran juga dirasakan oleh para murid yang berhadapan dengan lima ribu orang tanpa makanan. Tidak ada cukup makanan untuk mengenyangkan perut mereka. Pada saat itu, hanya ada seorang anak yang mau merelakan lima roti dan dua ikan miliknya. Dalam tradisi masyarakat di zaman itu, ketika seseorang hendak bepergian maka mereka pasti membawa bekal makanan untuk mereka konsumsi sendiri. Sayangnya, dari sekian ribu orang, hanya ada seorang anak yang merelakan bekalnya dan memberikannya kepada Yesus. Yesus mengucap syukur, memecah roti dan membagikannya kepada semua orang yang hadir. Yesus menunjukkan kepada para murid dan orang banyak untuk peduli dan melakukan tindakan nyata, sekecil apa pun itu. Inilah mukjizat yang sesungguhnya, yaitu ketika seseorang menanggalkan kepentingan pribadi dan tergerak hatinya untuk peduli kepada orang lain.

Kita mungkin saja khawatir ketika berhadapan dengan kenyataan di sekitar kita. Lalu, akhirnya, kekhawatiran itu membuat kita bersikap tidak peduli terhadap sesama. Tindakan seorang anak merelakan bekalnya diberikan kepada Yesus, menjadi teladan betapa kepedulian melampaui kekhawatiran. [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Jika semua orang di dunia ini mau memecah dan membagikan rotinya, maka tidak akan ada lagi orang yang mati karena kelaparan.

Ayat Pendukung: 2Raj. 4:42-44; Mzm. 145:10-18; Ef. 3:14-21; Yoh. 6:1-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tenang Di Tengah Badai
    Mazmur 93
    TUHANlah Raja, la berpakaian kemegahan, TUHAN berpakaian, berikatpinggangkan kekuatan. Sungguh, bumi tegak, tidak akan goyah. (Mazmur 93:1) Bayangkan seorang...
  • Mengingat Agar Tak Terjatuh
    Ulangan 9:8-17
    Di Horeb kamu sudah membangkitkan amarah TUHAN, bahkan TUHAN begitu murka kepadamu, sehingga Ia mau memunahkan kamu. (Ulangan 9:8)...
  • Tetap Ditolong
    Yohanes 14:15-21
    Aku akan minta kepada Bapa, dan la akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya la menyertai kamu selama-lamanya....
  • Berbeda Standar
    Yohanes 14:27-29
    Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan Aku memberi kepadamu tidak seperti dunia memberi. Janganlah gelisah dan...
  • Membuang Hal Baik?
    Kisah Para Rasul 27:13-38
    Karena kami sangat hebat diombang-ambingkan angin badai, keesokan harinya mereka mulai membuang muatan kapal ke laut. (Kisah Para Rasul...