KASIH YANG BERKORBAN

Ibrani 9:1-12

Belum ada komentar 157 Views

Dan la telah masuk satu kali untuk seiama-iamanya ke daiam Tempat Kudus bukan dengan membawa darah kambing jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. (Ibr. 9:12)

Setiap orangtua yang menyayangi anak-anaknya, pasti akan rela berkorban bagi mereka. Mereka akan bekerja keras demi mempersiapkan masa depan yang baik bagi anak-anaknya. Meskipun anak-anak tak selalu menyenangkan hatinya, orang tua tetap mengasihi mereka.

Surat Ibrani juga menggambarkan Allah seperti orangtua yang rela berkorban demi menyatakan kasih-Nya bagi kita anak-anak-Nya. Dalam Perjanjian Lama dijelaskan bahwa sejak manusia jatuh dalam dosa, relasi Allah dan manusia putus. Untuk menghadap Allah, para imam harus membawa kurban yang dipersembahkan kepada Allah sebagai kurban penghapus dosa. Bahkan hanya imam besar saja yang diperkenankan masuk ke Ruang Maha Kudus setahun sekali. Namun Allah tak membiarkan manusia terus menderita. Kasih Allah kepada manusia yang berdosa dinyatakan dengan cara yang luar biasa. Allah dalam Yesus Kristus telah mengurbankan hidup-Nya, mati dan bangkit demi mengampuni dosa-dosa manusia. Ia telah menjadi Imam Besar sekaligus kurban penebusan dosa yang menyelamatkan setiap orang percaya. Ia mengurbankan darah-Nya sendiri untuk menjadi kurban penghapus dosa.

Bila sedemikian besar kasih dan pengurbanan Tuhan Yesus bagi kita, bagaimanakah respons kita? Apakah kita juga bersedia berkorban mempersembahkan hidup kita untuk memuliakan Tuhan? [Pdt. Sri Agus Patnaningsih]

DOA:
Ya Tuhan, mampukanlah kami mensyukuri kasih dan pengurbanan-Mu dengan semangat mempersembahkan hidup bagi kemuliaan-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Rut 1:18-22; Mzm. 146; Ibr. 9:1-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...