Kasih Adalah Tindakan

Lukas 10:25-37

Belum ada komentar 204 Views

Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!” (Luk. 10:37)

Sebuah iklan di televisi menampilkan adegan seorang lelaki mengatakan, “Belahlah dadaku.” Hal itu dilakukannya sebagai ungkapan cinta dan untuk meyakinkan perempuan yang ia cintai. Lalu, bagaimana membuktikan cinta kepada Allah, apakah melalui kata-kata seperti adegan dalam iklan di atas?

Mari memperhatikan apa yang dikatakan Yesus dalam teks ini. Seorang ahli Taurat mencobai Yesus. Ia mengajukan pertanyaan, “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Yesus lantas menjawab pertanyaan itu dengan meminta si ahli Taurat menjelaskan apa yang tertulis di dalam hukum Taurat. Menyadari bahwa pertanyaan jebakannya diatasi Yesus dengan baik, si ahli Taurat pun mengajukan pertanyaan lainnya, “Siapakah sesamaku manusia?” Maka Yesus pun menjawab melalui sebuah perumpamaan. Ada seorang yang dirampok dan dipukuli hingga nyaris mati. Imam dan orang Lewi-orang yang dianggap memahami hukum Taurat- melihat sang korban, tetapi melewatinya. Kemudian lewatlah orang Samaria, orang yang dianggap jauh dari Allah. Orang Samaria inilah justru yang menolong, menunjukkan belas kasihan kepada korban. Orang Samaria itu menjadi sesama bagi sang korban.

Yesus menyingkapkan bahwa mengetahui hukum saja tidak cukup. Pengetahuan harus diwujudkan dalam tindakan. Begitu juga kasih. Mengetahui bahwa kita harus mengasihi Allah dan sesama harus nyata dalam tindakan. Mengasihi Allah, berarti menghormati dan menaati Allah dan hukum-hukum-Nya. Mengasihi sesama, berarti menunjukkan bela rasa. Kasih itu tindakan, bukan slogan. Kasih itu nyata, tidak abstrak! [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Ya Allah, ajarlah kami mengasihi dalam tindakan nyata. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 146; Rut 2:10-14; Luk. 10:25-37
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...
  • Bye-Bye FOMO!
    Mazmur 81
    Janganlah ada di antaramu Hah lain, dan janganlah engkau sujud menyembah ilah asing. (Mazmur 81:10) FOMO, fear of missing...
  • SANG AIR HIDUP
    Yohanes 4:5-42
    Tetapi siapa yang minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. (Yohanes 414a) Air adalah...
  • Kristus, Sang Penerobos Batas
    Yohanes 4:1-6
    Lalu sampailah la ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya,...
  • Hiduplah Dengan Rasa Cukup!
    Keluaran 16:9-21
    Tetapi, ada yang tidak mau mendengarkan Musa dan menyisakannya sampai pagi, sehingga berulat dan berbau busuk. Maka Musa menjadi...