Junior Dan Senior

Matius 12:38-42

Belum ada komentar 72 Views

“Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!” (Mat. 12:41)

Kita tidak asing dengan istilah “junior” dan “senior.” Yang pertama dikenakan untuk yang minim pengalaman. Yang kedua dikenakan untuk yang kaya pengalaman. Biasanya, para “junior” menimba banyak pengalaman dari yang “senior.” Tetapi, tidak selalu demikian. Sebab, tidak jarang para “senior” enggan belajar, dan malah menjadi batu sandungan bagi para “junior” karena menunjukkan kualitas hidup yang buruk.

Para pemimpin agama pada zaman Yesus sulit sekali menerima pembaruan yang dibawa oleh Yesus. Padahal, mereka mengetahui tentang karya Mesias berdasarkan apa yang sudah disinggung di dalam kitab suci. Mereka melihat tindakan pembaruan yang Yesus lakukan dalam hidup umat Tuhan merujuk pada karya Mesias. Tetapi, rupanya lebih mudah bagi orang yang berasal dari luar Israel untuk menerima karya Yesus; mirip seperti orang Niniwe pada zaman Yunus, yang bertobat karena pemberitaan Yunus. Meskipun orang Niniwe terhitung sebagai orang asing bagi orang Israel, namun mereka mau mendengar nasihat Tuhan.

Tradisi yang diturunkan dalam kehidupan keluarga untuk mengenal dan mengikut Tuhan adalah kebiasaan yang baik. Namun, kita mesti waspada juga supaya jangan sampai karena sudah mengikut Tuhan sejak kecil maka semangat untuk menghidupi pertobatan di dalam hidup menjadi kendor. Mari kita miliki semangat yang selalu baru di dalam mengikut Tuhan. Sebab, di mata Tuhan tidak ada yang namanya “junior” dan “senior.” [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya, Bapa, bimbinglah diriku dalam kerendahan hati untuk selalu belajar dari Kristus dan menghidupi pertobatan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 114; Yun. 2:1-10; Mat. 12:38-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kepada-Mu Aku Percaya
    Mazmur 31:1-5, 15-16
    Tetapi, aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” (Mazmur 31:15) Beriman kepada Tuhan bukan berarti tidak...
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...