Jalan Bahagia

Amsal 3:13-18

Belum ada komentar 204 Views

Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata. (Ams. 3:17)

Suatu kali, seorang berkata bahwa ia hendak mencari pasangan hidup yang kaya raya supaya hidupnya bahagia. Perkataannya itu berangkat dari apa yang dipahami orang secara umum, yakni banyak uang akan membawa kebahagiaan. Tidak aneh kemudian, jika ada banyak orang mencari kekayaan semaksimal mungkin di dunia ini. Tetapi, apakah pemahaman ini sehat?

Kitab Amsal adalah kitab hikmat. Kalimat-kalimatnya berisi berbagai petuah untuk hidup takut akan Tuhan. Hikmat adalah kunci untuk hidup bahagia dan sejahtera (Ams. 3:17). Orang yang kaya sekalipun, jika tak berhikmat maka kekayaannya habis tanpa arti. Sedangkan, orang yang berhikmat akan memperoleh keuntungan yang melebihi perak, emas, permata atau apa pun juga di dunia ini. Hikmatnya akan membuat dia dapat menata hidup dengan baik sehingga panjang umur. Kekayaan dan kehormatan pun akan mengiringi. Hikmat itu bagaikan pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya (bdk. Kej. 2:9). Harta dunia dapat habis, tetapi hikmat akan tetap membawa kehidupan yang baik bagi yang memilikinya.

Tuhan memercayakan harta kekayaan untuk kita syukuri. Tetapi, ingatlah juga bahwa Tuhan bersedia memberikan kekayaan hikmat. Dengan berhikmat, kita dapat mempertimbangkan mana yang baik dan benar, apa yang menjadi kehendak Tuhan dan hidup dengan hati yang penuh damai sejahtera. Berdoalah terutama agar Tuhan memberikan hikmat kepada kita. [Pdt. Novita Sutanto]

REFLEKSI:
Hidup berhikmat membawa kebahagiaan dan kesejahteraan.

Ayat Pendukung: Mzm. 102:1-17; Ams. 3:13-18; Yoh. 8:31-38
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tanda Yunus
    Matius 16:1-4
    “… Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda Yunus” (Matius 16:4b) Apa yang salah ketika seseorang meminta...
  • Kacang Merah Edom
    Kejadian 36:1-8
    Lalu menetaplah Esau di pegunungan Seir. Esau itulah Edom. (Kejadian 36:8) Dalam berbagai budaya, nama mengandung makna, harapan, dan...
  • Belajar Sejarah
    Mazmur 105:1-6, 16-22, 45b
    Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya….(Mazmur 105:5a) Selain Matematika, Sejarah merupakan mata pelajaran yang sering dikeluhkan oleh sebagian murid-murid sekolah....
  • Apa Yang Ada Padamu?
    Matius 15:32-39
    Kata Yesus kepada mereka, “Kamu punya berapa roti?” “Tujuh”, jawab mereka, “dan beberapa ikan kecil.” (Matius 15:34) Tim survei...
  • Pertolongan Tuhan Jauh Lebih Utama
    Kejadian 32:3-21
    Lepaskanlah kiranya aku dari tangan Esau, saudaraku, sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu bersama...