Hidup Bersama dengan Rukun

Markus 9:38-50

Belum ada komentar 93 Views

Hendaklah kamu senantiasa mempunyai garam dalam dirimu dan hidup berdamai seorang dengan yang lain. (Mrk. 9:50)

Sejak berabad-abad lalu, penduduk Nusantara telah hidup di tengah keberagaman identitas, baik agama, kepercayaan, suku, ras, maupun budaya. Kemajemukan tersebut patut dijaga dalam kehidupan bermasyarakat yang damai di tengah perbedaan. Sejarawan Peter Carey mengatakan bahwa masyarakat Nusantara hidup dalam silang budaya sehingga tidak terpaku hanya pada satu pola. Sejak dulu imigran menjadi bagian dari masyarakat Nusantara dan turut berkontribusi membentuk identitas multikultural. “Kita perlu menghargai perbedaan seperti pada zaman prakolonial itu. Hidup dalam kemajemukan, hidup dalam damai”. Demikian dilaporkan dalam tulisan oleh Tatang Mulyana Sinaga di Kompas, 10 Maret 2023.

Kristus tidak mengajarkan murid-murid-Nya menjadi arogan. Kristus menghendaki dibangunnya jalinan persahabatan yang rukun antara sesama manusia demi menyatakan kebaikan Allah. Tangan, kaki, mata, bahkan semua bagian tubuh semestinya digunakan sebaik-baiknya dalam mengerjakan kasih yang membangun. Mempunyai garam di dalam diri artinya menjadikan diri seperti garam, yang berguna untuk mencegah kebusukan nilai-nilai kehidupan.

Allah memberikan kepada kita kesempatan untuk mengelola segenap keberadaan diri kita di tengah berbagai perbedaan. Bersyukurlah untuk beragam perbedaan yang ada karena itu semua merupakan rancangan Allah. Jangan tergoda untuk bermusuhan, tetapi bangunlah jembatan persahabatan. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah kehadiranku sudah mencegah terjadinya kebusukan nilai-nilai hidup bersama demi kerukunan?

Ayat Pendukung: Bil. 11:4-6, 10-16, 24-29; Mzm. 19:7-14; Yak. 5:13-20; Mrk. 9:38-50
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...
  • Jadi Kecil Di Hadapan Allah
    Lukas 10:21-24
    …karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Lukas 10:21)...
  • Patuh Tetapi Salah
    Kejadian 27:1-17
    Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. (Kejadian 27:8) Pernahkah Saudara menghadapi situasi ketika orang terdekat menyarankan hal...
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...
  • Kecaman Kepedulian
    Matius 11:20-24
    Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mukjizat-mukjizat-Nya, (Matius 11:20) Pernahkah...