Hidup Berkenan Kepada Allah

Roma 8:1-8

Belum ada komentar 145 Views

Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. (Rm. 8:8)

Dalam film “Hotel Mumbai,” Kepala Koki mengajarkan sebuah semboyan yang harus dipegang oleh anak buahnya, “Tamu adalah Dewa.” Sebagai penerapan atas semboyan itu, Kepala Koki mengecek secara detail penampilan para pramusajinya, mulai dari pakaian, kebersihan kuku, hingga sepatu. Pramusaji harus tampil prima ketika menyajikan makanan atau minuman dan ketika berhadapan langsung dengan tamu hotel. Tujuannya ialah tamu merasa puas ketika menginap dan makan di hotel tersebut. Rasul Paulus mengirim surat kepada jemaat di Roma. Di dalam suratnya, Ia menasihati mereka supaya hidup dalam Roh, bukan dalam daging.

Rasul Paulus mengingatkan bahwa mereka telah ditebus oleh Kristus dan menjadi merdeka dari hukum dosa dan maut. Sebagai orang yang sudah diselamatkan, semestinyalah mereka menjaga dan menjalani kehidupan yang berkenan kepada Allah. Paulus juga memperingatkan mereka bahwa keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah damai sejahtera.

Penampilan penting, tetapi bukan hanya tampilan fisik atau lahiriah. Yang lebih penting adalah penampilan kehidupan kita di hadapan Allah. Allah tentu bukan memperhatikan penampilan lahiriah kita, tetapi hati dan perbuatan kita. Orang lain bisa saja tertipu dengan penampilan lahiriah kita, tetapi Allah tidak. Mari membangun dan menampilkan kehidupan yang dipimpin Roh; kehidupan yang berkenan kepada Allah dan membawa damai sejahtera bagi sesama! [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Allah adalah Raja atas kehidupan. Sepatutnyalah kita tampil baik di hadapan-Nya, yakni hidup membawa damai sejahtera.

Ayat Pendukung: Mzm. 29; Yes. 1:1-4, 16-20; Rm. 8:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...
  • Mencintai Taurat
    Mazmur 119:97-104
    Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97) Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata...
  • Iri Hati
    Matius 20:1-16
    “Tidakkah aku boleh mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?” (Matius 20:15) Iri...