Hidup Berkenan Kepada Allah

Roma 8:1-8

Belum ada komentar 140 Views

Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. (Rm. 8:8)

Dalam film “Hotel Mumbai,” Kepala Koki mengajarkan sebuah semboyan yang harus dipegang oleh anak buahnya, “Tamu adalah Dewa.” Sebagai penerapan atas semboyan itu, Kepala Koki mengecek secara detail penampilan para pramusajinya, mulai dari pakaian, kebersihan kuku, hingga sepatu. Pramusaji harus tampil prima ketika menyajikan makanan atau minuman dan ketika berhadapan langsung dengan tamu hotel. Tujuannya ialah tamu merasa puas ketika menginap dan makan di hotel tersebut. Rasul Paulus mengirim surat kepada jemaat di Roma. Di dalam suratnya, Ia menasihati mereka supaya hidup dalam Roh, bukan dalam daging.

Rasul Paulus mengingatkan bahwa mereka telah ditebus oleh Kristus dan menjadi merdeka dari hukum dosa dan maut. Sebagai orang yang sudah diselamatkan, semestinyalah mereka menjaga dan menjalani kehidupan yang berkenan kepada Allah. Paulus juga memperingatkan mereka bahwa keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah damai sejahtera.

Penampilan penting, tetapi bukan hanya tampilan fisik atau lahiriah. Yang lebih penting adalah penampilan kehidupan kita di hadapan Allah. Allah tentu bukan memperhatikan penampilan lahiriah kita, tetapi hati dan perbuatan kita. Orang lain bisa saja tertipu dengan penampilan lahiriah kita, tetapi Allah tidak. Mari membangun dan menampilkan kehidupan yang dipimpin Roh; kehidupan yang berkenan kepada Allah dan membawa damai sejahtera bagi sesama! [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Allah adalah Raja atas kehidupan. Sepatutnyalah kita tampil baik di hadapan-Nya, yakni hidup membawa damai sejahtera.

Ayat Pendukung: Mzm. 29; Yes. 1:1-4, 16-20; Rm. 8:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kepada-Mu Aku Percaya
    Mazmur 31:1-5, 15-16
    Tetapi, aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” (Mazmur 31:15) Beriman kepada Tuhan bukan berarti tidak...
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...