Hadiah yang Sempurna

Ayub 1:1-22

Belum ada komentar 99 Views

Jawab Iblis kepada TUHAN, “Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?” (Ayub 1:9)

Masa Sekolah Minggu bagi kebanyakan anak merupakan masa yang menyenangkan karena mereka sering dilimpahi dengan hadiah. Para guru Sekolah Minggu menyiapkan berbagai hadiah bagi anak-anak yang aktif menjawab pertanyaan, tertib saat ibadah, atau rajin menghafal ayat Alkitab. Namun, apabila tidak mendapat hadiah sama sekali, masihkah anak-anak rajin dan tertib beribadah?

Itulah anggapan Iblis terhadap Ayub. Iblis mempertanyakan, apakah Ayub masih takut akan TUHAN kalau tidak diberkati? Ayub kaya raya, memiliki rumah, ternak, dan bahkan anak-anak yang cakap. Tidak heran bila orang memandang Ayub sebagai orang saleh dan diberkati TUHAN. Namun, suatu waktu malapetaka menghampiri hidupnya. Segala kepunyaannya lenyap seketika, bahkan ia mengalami penyakit kulit yang parah. Namun meski semua kekayaannya lenyap, Ayub tetap sujud menyembah TUHAN, ia tidak berbuat dosa dengan menuduh-Nya melakukan hal yang tidak adil.

Saudara, terkadang pikiran kita pun tak jauh bedanya dengan anak-anak. Kita mengikut Yesus hanya untuk memperoleh berkat- berkat-Nya. Doa-doa kita pun menggambarkan denganjelas motivasi kita mengikut Yesus: “Lindungi keluarga kami; berkati usaha kami”. Padahal seharusnya kita mengikut Tuhan tidak dengan motivasi demikian. Kita ikut Tuhan, terutama karena kita mengasihi Dia, bukan hanya karena ingin berkat-berkat-Nya, sebab la telah memberikan hadiah terbaik, yaitu pengurbanan-Nya bagi kita. Pengurbanan-Nya bagi kita seharusnya telah menjadi hadiah yang sempurna bagi kita. [Pdt. Em. Meitha Sartika]

REFLEKSI:
Keselamatan yang Tuhan berikan adalah hadiah yang sempurna. Mari kita hidup bersyukur melintasi segala keadaan.

Ayat Pendukung: Ayb. 1:1-22; Mzm. 17; Luk. 21:34-22:6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...
  • Bye-Bye FOMO!
    Mazmur 81
    Janganlah ada di antaramu Hah lain, dan janganlah engkau sujud menyembah ilah asing. (Mazmur 81:10) FOMO, fear of missing...
  • SANG AIR HIDUP
    Yohanes 4:5-42
    Tetapi siapa yang minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. (Yohanes 414a) Air adalah...