Hadiah yang Sempurna

Ayub 1:1-22

Belum ada komentar 97 Views

Jawab Iblis kepada TUHAN, “Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?” (Ayub 1:9)

Masa Sekolah Minggu bagi kebanyakan anak merupakan masa yang menyenangkan karena mereka sering dilimpahi dengan hadiah. Para guru Sekolah Minggu menyiapkan berbagai hadiah bagi anak-anak yang aktif menjawab pertanyaan, tertib saat ibadah, atau rajin menghafal ayat Alkitab. Namun, apabila tidak mendapat hadiah sama sekali, masihkah anak-anak rajin dan tertib beribadah?

Itulah anggapan Iblis terhadap Ayub. Iblis mempertanyakan, apakah Ayub masih takut akan TUHAN kalau tidak diberkati? Ayub kaya raya, memiliki rumah, ternak, dan bahkan anak-anak yang cakap. Tidak heran bila orang memandang Ayub sebagai orang saleh dan diberkati TUHAN. Namun, suatu waktu malapetaka menghampiri hidupnya. Segala kepunyaannya lenyap seketika, bahkan ia mengalami penyakit kulit yang parah. Namun meski semua kekayaannya lenyap, Ayub tetap sujud menyembah TUHAN, ia tidak berbuat dosa dengan menuduh-Nya melakukan hal yang tidak adil.

Saudara, terkadang pikiran kita pun tak jauh bedanya dengan anak-anak. Kita mengikut Yesus hanya untuk memperoleh berkat- berkat-Nya. Doa-doa kita pun menggambarkan denganjelas motivasi kita mengikut Yesus: “Lindungi keluarga kami; berkati usaha kami”. Padahal seharusnya kita mengikut Tuhan tidak dengan motivasi demikian. Kita ikut Tuhan, terutama karena kita mengasihi Dia, bukan hanya karena ingin berkat-berkat-Nya, sebab la telah memberikan hadiah terbaik, yaitu pengurbanan-Nya bagi kita. Pengurbanan-Nya bagi kita seharusnya telah menjadi hadiah yang sempurna bagi kita. [Pdt. Em. Meitha Sartika]

REFLEKSI:
Keselamatan yang Tuhan berikan adalah hadiah yang sempurna. Mari kita hidup bersyukur melintasi segala keadaan.

Ayat Pendukung: Ayb. 1:1-22; Mzm. 17; Luk. 21:34-22:6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN LENGAH
    Matius 24:36-44
    “Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga’.’ (Matius 24:44)...
  • Belajar Percaya Penuh
    Kejadian 6:11-22
    Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya. (Kejadian 6:22) Dalam pergaulan dan komunikasi...
  • Kecenderungan Hati
    Kejadian 6:1-10
    TUHAN meiihat betapa besarnya kejahatan manusia di bumi, dan segaia kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. (Kejadian 6:5) Dalam...
  • Doa Bagi Indonesia
    Mazmur 122
    Berdoalah untuk damai sejahtera Yerusalem, “Kiranya orang-orang yang mencintaimu hidup sentosa’.’ (Mazmur 122:6) Apakah Saudara bangga menjadi orang Indonesia?...
  • Dikagumi dan Dibenci
    Yesaya 60:8-16
    Sebagai ganti keadaanmu dahulu, ketika engkau ditinggalkan, dibenci, dan tidak dilalui seorang pun, sekarang Aku akan membuat engkau menjadi...