Dipanggil Untuk Menjadi Berkat

Kejadian 12:1-9

Belum ada komentar 1580 Views

“… Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.” (Kej. 12:2)

Salah satu tema yang bergema di sepanjang Alkitab tak pelak lagi adalah tema tentang umat pilihan. Bangsa Israel dan juga orang-orang Kristen merasa bahwa dirinya adalah umat pilihan Allah. Sebagai umat pilihan Allah, maka kita pun merasa mempunyai hak istimewa untuk diperhatikan secara khusus oleh Allah. Kita menjadi sekelompok orang, bahkan satu-satunya kelompok di dunia, yang merasa berhak diberkati oleh Allah.

Ide tentang umat pilihan Allah, lahir dari kisah ketika Allah memanggil Abraham keluar dari tanah asalnya untuk pergi ke tempat yang akan ditunjukkan Allah. Dalam kisah pemanggilan itu, Allah berjanji bahwa Ia akan memberkati Abraham dan keturunannya sehingga mereka menjadi bangsa yang besar. Sayangnya, ide tentang umat pilihan Allah ini sering dipotong sampai di sini. Kita lupa bahwa Abraham dipanggil bukan terutama supaya ia dan keturunannya diberkati, melainkan supaya ia dan keturunannya bisa “menjadi berkat … dan olehnya (Abraham) semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”

Intisari dari kisah pemanggilan Abraham ini, bukanlah kisah tentang sekelompok orang yang diizinkan Allah untuk menjadi orang-orang egois; hanya mau diberkati Allah, tetapi tidak mau menjadi berkat bagi orang lain. Pemanggilan kita oleh Allah untuk menjadi umat-Nya adalah sebuah panggilan yang berisiko dan berat, sebab kita dipanggil justru untuk bisa menjadi berkat. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Kita dipanggil Allah bukan sekadar untuk diberkati, tapi yang terutama justru untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Ayat Pendukung: Mzm. 46; Kej. 12:1-9; 1Kor. 7:17-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tuhan Memelihara Hidup Kita
    1 Raja-raja 17:8-16
    Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang, seperti firman TUHAN yang disampaikan-Nya dengan...
  • Dekat, Tapi Malah Ditolak
    Lukas 4:21-30
    Kata-Nya lagi, ” Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Tidak ada nabi yang diterima di kampung halamannya. (Lukas 4:24) Tidak semua...
  • Allah Sayang Kepada Kita
    2 Tawarikh 36:11-21
    Namun TUHAN, Allah nenek moyang mereka, berulang kali mengirim pesan melalui utusan-utusan-Nya, karena Ia mengasihani umat-Nya dan tempat kediaman-Nya....
  • TUHANLAH HARAPANKU
    Mazmur 71:1-6
    Sebab Engkaulah harapanku, ya TUHAN, kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah. (Mazmur 71:5) Saya memiliki seorang sahabat sejak masa...
  • Benar Di Mata Tuhan
    2 Tawarikh 34:1-7
    Ia melakukan yang benar di mata TUHAN dan mengikuti langkah hidup Daud, bapa leluhurnya. Ia tidak menyimpang ke kanan...