Bukan Boneka, Tetapi Sarana Allah

Yesaya 49:5-15

Belum ada komentar 49 Views

“… Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.” (Yes. 49:6)

Mengurus umat Israel adalah laksana orangtua mengurus anak yang tidak tahu diri. Luar biasa nakalnya. Umat Israel lebih banyak melawan TUHAN ketimbang menyesali sikap- sikapnya. Namun, Yesaya membuat analogi bahwa TUHAN memperlakukan bangsa Israel seperti “seorang perempuan menyayangi bayinya,” bahkan lebih lagi. “Sekalipun ibu kandungnya melupakannya,” kata Yesaya, “Aku tidak akan melupakan engkau.” Beberapa kali Israel mengkhianati kesetiaannya, lebih banyak lagi TUHAN mengampuninya.

Untuk ke sekian kali, bacaan hari ini adalah tentang TUHAN mengampuni Israel kembali. Tindakan TUHAN tidak berdiri sendiri, karena Ia juga memulihkan keadaan umat- Nya. Pemulihan atas Israel bukan hanya soal “tidak lapar dan haus,”“tinggal dekat sumber air,” atau “gunung menjadi jalan,” tetapi juga menjadi terang bagi bangsa-bangsa. Bagi Yesaya, Israel bukan boneka Allah yang hanya diusap dan dielus sayang. Israel bagi Allah adalah sarana keselamatan bagi dunia.

Seperti Israel, kita bukanlah boneka yang hanya digendong- gendong. “Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba- Ku, …“ firman Tuhan. Tuhan menempatkan kita sebagai sarana untuk memelihara dan menyampaikan karya keselamatan kepada bangsa-bangsa. Tuhan memberikan kita tugas kudus di dunia, sehingga Ia tetap memelihara kita. Maka dengan rasa syukur sebagai umat kudus, baiklah kita hidup menjadi sarana keselamatan bagi semua bangsa. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Terimakasih Tuhan, Engkau menyadarkan kami untuk menyalurkan keselamatan kepada dunia. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 148; Yes. 49:5-15; Mat. 12:46-50
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...