Belajar Dari Semut

Amsal 6:6-23

Belum ada komentar 139 Views

Hai pemalas, pergilah kepada semut …. (Ams. 6:6)

“Thank God it’s Friday!” adalah slogan yang mengandaikan bahwa hari libur adalah hari yang indah. Ada juga slogan “I hate Monday!” mengandaikan jenuhnya hari-hari kerja. Bisakah membayangkan kehidupan orang dengan filosofi ini? Libur menjadi hari yang dinantikan, tetapi hari kerja dibenci.

Menit-menit terakhir di tempat tidur adalah saat yang sangat enak bagi orang yang suka tidur. Mengapa orang menunda bangun dan tidur kembali? Bisa jadi karena ingin menghindari pekerjaan dan tanggung jawab pada hari itu; ingin melupakan kerasnya hidup dan perjuangan yang harus dilakukan. Namun, Amsal mengingatkan kita untuk mawas diri agar tidak jatuh dalam kemalasan yang kelak akan merugikan diri kita. Bukan berarti kita tidak boleh istirahat atau tidur. Allah sendiri yang memberikan Sabat kepada Israel; berhenti dari segala pekerjaan mereka sekali seminggu supaya mereka bisa beristrahat dan memulihkan diri. Makna nasihat ini, ialah kita jangan beristrahat, apalagi bermalas-malasan ketika kita seharusnya bekerja. Semut adalah contoh makhluk yang selalu bekerja dengan tertib dan teratur di segala waktu. Kemalasan akan merugikan kita, sebab akan mendatangkan kemiskinan. Kemiskinan akan menghalangi kita menikmati istirahat yang seharusnya dapat kita nikmati.

“Tidur sebentar lagi” adalah penundaan yang merugikan diri kita sendiri. Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Mari berubah menjadi lebih semangat, rajin dan produktif utuk kemuliaan Tuhan. [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA: Tuhan, ajarlah aku hidup produktif, dan jauh dari sikap menunda-nunda atau malas.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:105-112; Ams. 6:6-23; Yoh. 8:12-30
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tuhan Membela Kemuliaan Nama-Nya
    Yehezkiel 39:7-8, 21-29
    Aku akan menunjukkan kemuliaan-Ku atas bangsa-bangsa, dan mereka semua akan melihat hukuman yang Kujatuhkan dan tangan-Ku yang memukul mereka....
  • Puji-Pujian Atas Kebesaran Tuhan
    Mazmur 104:24-34, 35b
    Aku hendak bernyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. (Mazmur 104:33) Saat...
  • Damai Sejati Di Balik Pintu Terkunci
    Yohanes 20:19-23
    … datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Yohanes 20:19b) Rendi sedang merasa...
  • BAHAGIANYA, BAHAGIAKU?
    Matius 5:1-12
    Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya; (Matius 5:2) Dunia mengajarkan bahwa orang yang berbahagia adalah mereka yang...
  • Ketika Allah Turun Gunung
    Keluaran 19:16-25
    Lalu Musa berkata kepada TUHAN, “Tidak mungkin bangsa itu akan mendaki Gunung Sinai ini, sebab Engkau sendiri telah memperingatkan...