Baik-Baik Saja?

2 Raja-raja 4:18-37

Belum ada komentar 83 Views

Sekarang larilah menemuinya dan katakanlah kepadanya: Apakah engau baik-baik saja? …Apakah anak itu baik-baik juga? Jawab perempuan itu, “Semuanya baik-baik saja!” (2 Raja-raja 4:26)

Apa kabar? “Oh, saya baik-baik saja.” Walaupun terkadang hidup kita sedang tidak baik-baik saja, ketika ditanya kabar, kita sering spontan berujar, “Saya baik-baik saja.” Apakah ini sekadar ungkapan basa-basi? Ataukah dalam ucapan itu terselip keyakinan dan harapan akan kehidupan yang lebih baik?

Menarik membaca kisah perempuan Sunem ketika ia berjumpa dengan Elisa. Melalui pelayanan kasih yang diberikan kepada Elisa, Allah menganugerahkan seorang anak kepadanya di masa tuanya. Hal yang sulit dibayangkan. Sayangnya, anak itu kemudian meninggal, dan perempuan Sunem datang kepada Elisa untuk menyampaikan berita itu. Ketika Elisa menanyakan kabar perempuan Sunem dan keluarganya melalui bujangnya, ia menjawab bahwa semuanya baik-baik saja. Padahal, tidak demikian. Mengapa? Sebab ada keyakinan kuat bahwa melalui Elisa, Allah akan melakukan sesuatu yang tak terduga, sama seperti ketika pertama kali ia berjumpa dengan Elisa. Dan benar, Allah menghidupkan kembali anak itu.

Perempuan Sunem tersebut memiliki keyakinan dan harapan yang kuat akan kehidupan. Ketika hidupnya diperhadapkan dengan kenyataan yang tidak baik-baik saja, ia yakin semuanya akan membaik lagi. Kita pun tentu memiliki pengalaman serupa. Karena itu, saat ditanya kabar, kita dapat menjawab baik-baik saja. Bukan sekadar basa-basi, melainkan cerminan iman dan harapan. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Baik-baik saja? Ya, semua pasti akan baik-baik saja. Sebab Tuhan selalu bekerja untuk mendatangkan kebaikan dalam segala sesuatu.

Ayat Pendukung: 2 Raj. 4:18-37; Mzm. 143; Ef. 2:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • BAHAYA KEDENGKIAN
    Matius 27:11-54
    Ia sudah mengetahui bahwa mereka menyerahkan Yesus karena dengki. (Matius 27:18) Seorang sahabat membagikan kisah pilu. Ia dijatuhkan oleh...
  • Derita Bukan Akhir
    Markus 10:32-34
    “Mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa lain, yang akan mengolok-olok, meludahi, mencambuk dan membunuh Dia, tetapi sesudah tiga hari...
  • Bergumul Dengan Tuhan
    Ayub 13:13-19
    Ketahuilah, aku menyiapkan perkaraku, aku yakin aku benar. (Ayub 13:18) “Siapakah aku? Apakah aku sanggup beperkara dengan Tuhan? Mengapa...
  • Tuhan yang Mengatur
    Mazmur 31:9-16
    Nasibku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh yang mengejar aku! (Mazmur 31:16) Kita tidak pernah dapat memuaskan...
  • Cakrawala Kebangkitan
    Matius 22:23-33
    “Akulah Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub? la bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup.” (Matius 22:32)...