Anugerah Pengampunan

Efesus 2:1-7

Belum ada komentar 134 Views

… Allah yang kaya dengan rahmat …. (Ef. 2:4)

Dwight L. Moody (1837-1899), seorang penginjil Amerika, pernah berkata: “The voice of sin is loud, but the voice of forgiveness is louder” (suara dosa itu keras, tetapi suara pengampunan lebih keras).

Pembaca surat Efesus adalah para petobat baru yang mengenal jalan Tuhan. Paulus mengingatkan mereka tentang perbedaan kehidupan dahulu dan sekarang. Dalam kehidupan yang dahulu, jemaat hidup dalam kedurhakaan, mengikuti roh dunia, dalam kehendak daging. Tetapi, kehidupan mereka sekarang adalah kehidupan yang berbeda. Kini, jemaat adalah orang-orang yang memiliki hidup yang baru; hidup yang mengenal Kristus; hidup yang diselamatkan, yaitu dibangkitkan dari dosa dan memperoleh tempat di surga. Kehidupan yang baru ini diperoleh karena Allah yang kaya dengan rahmat. Kasih Allah begitu besar, sehingga ia menyelamatkan manusia. Hidup baru adalah buah dari ucapan syukur atas anugerah pengampunan dari Allah.

Tuhan memberikan kita kehidupan yang baru, hari demi hari. Meskipun dalam hidup ini ada dosa yang dapat menggoda kita, tetapi pengampunan Tuhan jauh lebih besar dari dosa yang kita lakukan. Ia selalu memperbarui kita. Sebagai orang yang telah merasakan rahmat pengampunan Tuhan, demikianlah juga kita hidup, pengampunan menjadi hal yang juga kita tunjukkan kepada dunia ini. Kesalahan dapat terjadi di mana-mana, tetapi pengampunan selalu menjadi hal yang istimewa untuk dilakukan. [Pdt. Novita Sutanto]

REFLEKSI:
Hidup dalam rahmat Tuhan adalah hidup yang diampuni dan mengampuni.

Ayat Pendukung: Mzm. 93; 2Raj. 2:1-12; Ef. 2:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Hidup Dalam Taurat Tuhan
    Mazmur 19
    Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. (Mazmur 19:8)...
  • Pikiran Jahat
    Matius 9:2-8
    Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat dalam hatimu?” (Matius 9:4) Dalam kehidupan kita,...
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....