ALLAH yang Mau Mendengarkan

Yeremia 30:1-17

Belum ada komentar 92 Views

“Sungguh, beginilah firman TUHAN: telah kami dengar jerit kegentaran, kedahsyatan dan tidak ada damai.” (Yer. 30:5)

Romo Y.B. Mangunwijaya dalam bukunya Ragawidya menjelaskan makna dari tindakan mendengarkan. Yakni, mendiamkan suara pikiran dan keinginan diri sendiri dan membuka hati untuk menangkap suara pikiran dan keinginan orang lain. Dalam tindakan mendengarkan, kita memberikan hati dan pikiran kita bagi suara dan harapan orang lain.

Nabi Yeremia menyampaikan berita pengharapan bagi umat Israel yang sedang menjalani hukuman atas ketidaksetiaan mereka kepada Tuhan. Israel melakukan banyak kesalahan dan dosa mereka besar (Yer. 30:14-15). Namun, Tuhan menyatakan janji pemulihan karena Ia mendengarkan suara kesakitan umat Israel. Firman Tuhan melalui Nabi Yeremia, “Sungguh, beginilah firman TUHAN: telah kami dengar jerit kegentaran, kedahsyatan dan tidak ada damai” (Yer. 30:5). Tuhan membuka hati-Nya dan menangkap suara dan jerit kegentaran umat Israel yang menjalani hukuman akibat dari dosa dan kesalahan mereka. Tuhan memberikan pengampunan dan berjanji akan memulihkan keadaan mereka.

Allah mau mendengarkan suara ciptaan-Nya. Karena itu, kita pun seharusnya memberikan diri untuk mendengarkan suara orang lain. Kita mendiamkan keinginan dan kehendak yang ada pada diri kita dan membuka hati untuk suara dan harapan orang lain. Dengan tindakan mendengarkan, relasi cinta kasih menjadi nyata. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

REFLEKSI:
Jika Allah mau mendengarkan kita, mengapa kita tidak mau mendengarkan keluh kesah sesama kita?

Ayat Pendukung: Mzm. 117; Yer. 30:1-17; Why. 21:5-27
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...