Buah Roh: Damai

Buah Roh: Damai

1 Komentar 753 Views

Ada 3 prinsip utama jika kita merindukan damai sejahtera hadir dalam hati dan pikiran kita:

Pertama, TANPA YESUS DALAM HIDUP KITA, TIDAK ADA DAMAI. Paulus mengatakan di dalam Surat Roma 5 bahwa damai sejahtera hanya ada karena Yesus Kristus. Sejak kita beriman atau menyandarkan diri sepenuhnya kepada Kristus sebagai orang berdosa, maka hati dan pikiran kita akan dipenuhi damai.

Kedua, TANPA PENGAMPUNAN, TIDAK ADA DAMAI. Semakin kita menceritakan kebencian kita kepada seseorang, semakin panas amarah kita dan kita semakin menjauh dari damai Tuhan. Firman Tuhan dalam Roma 12 mengingatkan kita untuk mengupayakan perdamaian. Dalam bahasa lainnya, “Do your part to live in peace with everyone, as much as possible.” Maksudnya, ada kalanya kita tidak dapat berbuat apa-apa, mungkin orang yang membenci kita meninggal dunia, mungkin orang yang tidak akur dengan kita hidup di negara lain dan ada banyak kemungkinan yang membuat kita tidak dapat lagi berhubungan dengan dia. Tetapi jika masih dimungkinkan, lakukan tugas atau bagian kita untuk menciptakan perdamaian dengan orang tersebut. Sehingga jika dia masih membenci kita, itu adalah bagian tanggungjawab dia kepada Tuhan.

Ketiga, TANPA SYUKUR, TIDAK ADA DAMAI. Orang yang tidak pernah bersyukur, tidak akan pernah merasakan damai. Sebaliknya, orang yang selalu berupaya bersyukur, akan mengalami damai Tuhan mengalahkan kekuatirannya. Filipi 4 mengingatkan kita bahwa Paulus yang pernah dipenjara karena Kristus dan Timotius yang masih mudapun pasti mengalami masa kuatir. Tetapi mereka tidak membiarkan kekuatiran mereka menjadi pikiran utama mereka. Tetapi apa yang telah Tuhan ajarkanlah yang menjadi pikiran utama mereka, khususnya dalam hal bersyukur kepada Tuhan.

Apakah saudara telah mengalami karya Roh Kudus dalam hidup saudara? Inikah saatnya…

RJ

1 Comment

  1. Karel

    Buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Galatia: 5: 22, 23).

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...
  • MENGAMPUNI TANPA KENDALI
    Matius18:21-35
    “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Sebuah pertanyaan...