SELF TALK

Mazmur 42

Belum ada komentar 4 Views

Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! (Mazmur 42:6)

Seorang ibu bekerja di kota, meninggalkan keluarganya di kampung. Ia bekerja dengan giat dan menahan segala rindu kepada anaknya. Saat kesulitan menerpa, ia tetap bertahan, dan kerinduan untuk segera berjumpa dengan anaknya membuatnya tidak kehilangan harapan serta terus bertahan. Ia rela menghadapi semua tantangan demi dapat bertemu kembali dengan anaknya.

Pemazmur, di tengah kesulitan hidupnya, merasakan kerinduan yang luar biasa kepada TUHAN. Ia begitu rindu akan kehadiran TUHAN di tengah air mata dan kesesakan yang dialaminya. Ia berdialog dengan dirinya sendiri dan mengingatkan dirinya untuk tidak tertekan dan putus asa, melainkan terus berharap kepada Allah yang hidup. Pemazmur tahu kepada siapa ia berharap. Menarik untuk mencermati bagaimana pemazmur berdialog dan menguatkan dirinya. Dialog pemazmur dengan dirinya sendiri adalah dialog yang positif.

Di tengah perjalanan hidup ini, kita juga perlu berdialog dengan diri sendiri. Dalam dialog tersebut, ingatkan diri sendiri untuk terus merindukan Allah, dan dalam kerinduan itu kita tetap berharap kepada-Nya. Jangan putus asa, jangan terus tertekan. Berharaplah terus kepada Tuhan. Rindulah terus kepada Tuhan sehingga dalam kerinduan itu kita terus berharap, dan pengharapan tersebut menimbulkan daya juang dalam diri kita, yang memampukan kita untuk bertahan. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Katakan kepada diri kita masing-masing untuk tidak berputus asa dan selalu berharap kepada Tuhan.

Ayat Pendukung: Hak. 16:1-22; Mzm. 28; Flp. 1:15-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...