Jangan Mempermalukan

Matius 18:15-20

Belum ada komentar 78 Views

“Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius 18:15)

Seorang karyawan melakukan kesalahan dalam pekerjaannya. Sang atasan memaki karyawan itu di depan teman-temannya, dengan kasar menunjukkan kesalahan karyawan itu, bahkan mengatakan betapa bodohnya ia. Disadari atau tidak, atasan ini telah mempermalukan karyawannya. Karyawan itu memang melakukan kesalahan, tetapi sungguh tidak bijaksana sang atasan mempermalukan karyawan itu.

Matius 18:15-20 menyebutkan beberapa tahapan dalam menegur orang yang melakukan kesalahan. Yang pertama, tegurlah empat mata. Artinya, bicaralah berdua, bukan di depan orang banyak. Kedua, jika ternyata orang yang bersalah itu tidak mengaku, maka ajaklah satu atau dua orang lagi. Selanjutnya, jika ia tetap tidak mau mengakui kesalahannya, maka bawalah persoalan ini kepada jemaat atau orang banyak.

Menegur orang yang berbuat salah adalah sebuah tanggung jawab iman. Namun, kita diajar untuk menegur dengan kasih dan tidak mempermalukan. Jika kita melihat orang lain melakukan kesalahan, bicaralah dahulu empat mata. Jangan menyebutkan kesalahannya di depan umum untuk mempermalukan bahkan “menelanjangi”-nya. Seseorang bisa saja melakukan kesalahan, dan ia membutuhkan teguran untuk membawanya ke dalam pertobatan. Namun, mempermalukan justru akan membuatnya semakin jauh dari pertobatan. Mempermalukan tidak menyelesaikan persoalan. Teguran penuh kasih dan tidak mempermalukan menjadi upaya untuk membawa orang pada pertobatan. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Tegurlah seseorang yang berbuat salah dalam kasih, bawalah dalam doa kita, dan jangan mempermalukan.

Ayat Pendukung: Yeh. 33:7-11; Mzm. 119:33-40; Rm. 13:8-14; Mat. 18:15-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...
  • Merindukan ALLAH
    Mazmur 63:1-8
    Ya Allah, Engkaulah AHahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering...
  • Horizontal dan Vertikal
    Matius 22:15-22
    “Berikanlah milik kaisar kepada kaisar dan milik Allah kepada Allah.” (Matius 22:21b) Jika ketua RT di lingkungan tempat tinggal...
  • MULUTMU HARIMAUMU
    Matius 14:1-12
    Sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara....