Kebenaran Mutlak

Yohanes 8:12-30

Belum ada komentar 126 Views

Kata Yesus kepada mereka, “Biarpun Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, kesaksian-Ku itu benar, sebab Aku tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. (Yohanes 8:14a)

Kata kebenaran selalu menimbulkan berbagai kontroversi. Apa yang benar bagi si A belum tentu benar menurut si B. Lalu, orang menyimpulkan bahwa tidak ada kebenaran yang mutlak. Dengan pemahaman semacam ini, manusia dengan mudah membenarkan segala perilakunya, bahkan perilaku yang jahat sekalipun bisa dicarikan alasan pembenarannya.

Yesus memberi kesaksian tentang diri-Nya dan menegaskan bahwa kesaksian-Nya itu benar, karena la datang dari Allah, mengenal Allah, dan akan kembali kepada Allah. Allah adalah sumber kebenaran mutlak atau absolut. Itu sebabnya Yesus menyatakan diri-Nya sebagai terang dunia, karena terang adalah lambang kehidupan. Terang meniadakan kegelapan, kejahatan, atau kematian. Karena Yesus berasal dari Allah sendiri, maka la adalah sumber kehidupan. Siapa yang berjalan bersama-Nya tidak akan binasa, melainkan memperoleh kehidupan kekal. la membawa manusia kepada Allah. Maka, barang siapa percaya kepada Yesus akan mendapatkan keselamatan dan kehidupan yang sejati.

Kebenaran yang dinyatakan oleh Yesus adalah kebenaran sejati karena berasal dari Allah sendiri. Maka, tetaplah berjalan bersama Dia. Tetaplah hidup di dalam Dia, supaya hidup kita terus diterangi oleh Kebenaran Allah. Yakinlah bahwa kita telah berada dijalan Kebenaran yang suatu saat nanti akan menghantar kita berjumpa dengan Allah, muka dengan muka. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Terima kasih, Tuhan, karena Engkau telah memilih kami untuk berada dalam Terang Kebenaran dan Kehidupan. Amin.

Ayat Pendukung: Ams. 6:6-23; Mzm. 119:105-112; Yoh. 8:12-30
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...