Memuliakan Allah

Markus 7:1-8

Belum ada komentar 72 Views

Jawab-Nya kepada mereka, “Tepatlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik, seperti ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari Aku. (Markus 7:6)

Segala sesuatu yang kita lakukan dengan sepenuh hati biasanya akan membuahkan hasil yang baik atau, setidaknya, memberi sukacita. Namun, segala sesuatu yang dilakukan tidak dengan sepenuh hati hanya akan menghasilkan kepura-puraan dan keterpaksaan. Tidak ada sukacita di dalamnya.

Pengutipan nubuat Yesaya yang dilakukan oleh Yesus ini berada dalam konteks perdebatan mengenai perintah Allah dan adat istiadat manusia. Tentu saja, Yesus tidak anti terhadap kebersihan. Yang hendak ditekankan oleh Yesus adalah bahwa kehendak Allah seharusnya diutamakan melebihi segala sesuatu. Maka, Yesus pun berbicara tentang bagaimana seharusnya manusia memuliakan Allah. Tidak cukup hanya dengan perkataan semata, memuliakan Allah haruslah lahir dari hati yang bersungguh-sungguh. Sebab, memuliakan Allah bukan sekadar kata-kata, melainkan juga harus terwujud dalam setiap perbuatan. Dengan demikian, segala sesuatu yang dilakukan didasari oleh ketulusan dan kesungguhan, bukan keterpaksaan atau kepura-puraan. Itulah yang sungguh-sungguh dikehendaki oleh Allah.

Kita sering menyatakan bahwa kita ingin menyenangkan hati Tuhan. Artinya, kita ingin memuliakan Tuhan. Dengan apakah kita memuliakan dan menyenangkan hati Tuhan? Mari kita memuliakan dan menyenangkan hati-Nya dengan melakukan setiap kehendak-Nya, baik melalui perkataan maupun perbuatan kita. Dan semuanya itu hendaknya lahir dari hati yang sungguh mengasihi Tuhan. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Ajar kami untuk memuliakan-Mu dengan sepenuh hati kami, ya Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 29:13-16; Mzm. 112:1-9; Mrk. 7:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dia Mendengar Doaku
    Mazmur 116:1-2, 12-19
    Aku mengasihi TUHAN, sebab la mendengarkan suaraku dan permohonanku. (Mazmur 116:1) Seorang anak kecil jatuh dari sepeda dan terluka....
  • Kasih Di Atas Aturan
    Matius 12:1-8
    “Sebab, Anak manusia adalah Tuan atas hari Sabat” (Matius 12:8) Seorang perawat melanggar jam kerja saat menolong korban kecelakaan...
  • Memegang Perjanjian Yang Kudus
    Kejadian 17:1-27
    Allah berfirman lagi kepada Abraham, “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun temurun (Kejadian 17:9) Saat...
  • Mencintai Firman Tuhan
    Mazmur 119:41-48
    Aku hendak menadahkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. (Mazmur 119:48) Ada orang yang tak bisa lepas...
  • BUTUH TUHAN
    Matius 9:9-13, 18-26
    Yesus mendengarnya dan berkata, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit” (Matius 9:12) Di sebuah rumah sakit,...