Memuliakan Allah

Markus 7:1-8

Belum ada komentar 74 Views

Jawab-Nya kepada mereka, “Tepatlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik, seperti ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari Aku. (Markus 7:6)

Segala sesuatu yang kita lakukan dengan sepenuh hati biasanya akan membuahkan hasil yang baik atau, setidaknya, memberi sukacita. Namun, segala sesuatu yang dilakukan tidak dengan sepenuh hati hanya akan menghasilkan kepura-puraan dan keterpaksaan. Tidak ada sukacita di dalamnya.

Pengutipan nubuat Yesaya yang dilakukan oleh Yesus ini berada dalam konteks perdebatan mengenai perintah Allah dan adat istiadat manusia. Tentu saja, Yesus tidak anti terhadap kebersihan. Yang hendak ditekankan oleh Yesus adalah bahwa kehendak Allah seharusnya diutamakan melebihi segala sesuatu. Maka, Yesus pun berbicara tentang bagaimana seharusnya manusia memuliakan Allah. Tidak cukup hanya dengan perkataan semata, memuliakan Allah haruslah lahir dari hati yang bersungguh-sungguh. Sebab, memuliakan Allah bukan sekadar kata-kata, melainkan juga harus terwujud dalam setiap perbuatan. Dengan demikian, segala sesuatu yang dilakukan didasari oleh ketulusan dan kesungguhan, bukan keterpaksaan atau kepura-puraan. Itulah yang sungguh-sungguh dikehendaki oleh Allah.

Kita sering menyatakan bahwa kita ingin menyenangkan hati Tuhan. Artinya, kita ingin memuliakan Tuhan. Dengan apakah kita memuliakan dan menyenangkan hati Tuhan? Mari kita memuliakan dan menyenangkan hati-Nya dengan melakukan setiap kehendak-Nya, baik melalui perkataan maupun perbuatan kita. Dan semuanya itu hendaknya lahir dari hati yang sungguh mengasihi Tuhan. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Ajar kami untuk memuliakan-Mu dengan sepenuh hati kami, ya Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 29:13-16; Mzm. 112:1-9; Mrk. 7:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...