KESETIAAN

Rut 2:1-16

Belum ada komentar 1 View

Kiranya TUHAN membalas perbuatanmu. Kiranya upahmu sepenuhnya dikaruniakan oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung. (Rut 2:12)

Di zaman ketika banyak orang memuja materialisme, kesetiaan sering kali tidak lagi dihargai. Relasi antar manusia kerap dinilai berdasarkan perhitungan untung dan rugi. Kesetiaan hanya akan diperjuangkan apabila mendatangkan keuntungan, tetapi dianggap tidak berguna bila menimbulkan kerugian.

Rut adalah menantu Naomi yang sangat setia kepada ibu mertuanya yang miskin dan papa itu. Ia tidak hanya bersedia mendampingi Naomi ketika hidupnya berjalan baik, tetapi juga tetap setia ketika ibu mertuanya tidak lagi memiliki apa pun yang dapat diharapkan darinya. Bahkan, Rut rela menjalani kehidupan dalam kemiskinan demi merawat ibu mertuanya. Kesetiaan Rut tidak diabaikan oleh Allah. Melalui Boas, kita mengetahui bahwa Allah sungguh peduli terhadap kesetiaan Rut. Allah bagaikan burung yang membentangkan sayap-Nya untuk melindungi, menjaga, dan memelihara anak- anak-Nya. Kesetiaannya kepada Naomi merupakan wujud sikap memercayakan hidup kepada Allah. Rut pun aman dalam perlindungan sayap kasih Allah.

Allah senantiasa menghendaki agar kita hidup setia, karena kesetiaan merupakan salah satu sifat Allah yang ditekankan dalam kesaksian Alkitab. Oleh karena itu, marilah kita membangun relasi, baik dengan Allah maupun dengan sesama, bukan berdasarkan perhitungan untung dan rugi, melainkan berdasarkan kesetiaan. Hanya dengan cara itulah kita akan membangun relasi yang tulus dan berkualitas. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Ya Tuhan, biarlah kasih setia senantiasa kami junjung tinggi supaya kami boleh memuliakan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama. Amin.

Ayat Pendukung: Rut 1:1-18; Mzm. 37:1-17; Flm. 1-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Hakikat dan Fungsi Kita
    Matius 5:13-20
    Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang...
  • Percaya Kepada Pemeliharaan Allah
    Mazmur 37:1-17
    Serahkanlah jalanmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, maka Ia akan bertindak; Ia akan menerbitkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu...
  • Menghadirkan Tanda-Tanda Kerajaan Allah
    Matius 5:1-12
    Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu. (Matius 5:12)...
  • IDENTITASKU
    Yohanes 13:31-35
    “Dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, jikalau kamu saling mengasihi.” (Yohanes 13:35) “Dress code-nya apa?”...
  • Jangan Jadi Kacang Yang Lupa Kulitnya
    Ulangan 24:17-25:4
    Haruslah kauingat bahwa engkau pun dahulu budak di tanah Mesir. Itulah sebabnya aku memerintahkan engkau melakukan hal ini. (Ulangan...