Bukan Asal Selesai

Matius 9:14-17

Belum ada komentar 64 Views

Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya. (Matius 9:16)

Kemungkinan besar, tidak banyak di antara kita yang akan menambalkan kain baru pada baju lama yang robek. Cara ini tidak praktis dan cukup merepotkan. Lebih mungkin, kita akan langsung menggantinya dengan baju yang baru. Lebih mudah dan lebih cepat, bukan?

Orang-orang pada masa Tuhan Yesus juga ingin menyelesaikan masalah dengan cara yang semudah- mudahnya dan secepat-cepatnya. Itulah yang terjadi ketika mereka menambalkan secarik kain baru pada baju lama yang robek. Dalam waktu singkat, robekan tersebut memang tertutupi. Beres, bukan? Betul. Namun, tanpa disadari, ternyata pilihan tindakan tersebut justru melahirkan masalah baru, yaitu kain penambal yang baru—karena lebih kuat daripada baju yang lama—memunculkan robekan lain. Waduh. Awalnya ingin menghemat waktu, malah membutuhkan waktu lebih banyak untuk mengatasi masalah.

Sebenarnya, tidak salah jika kita ingin menyelesaikan masalah secepat-cepatnya dengan cara semudah-mudahnya, bahkan mungkin juga dengan biaya semurah-murahnya. Namun, keinginan ini mesti dibarengi dengan kesediaan memeriksa masalah yang terjadi secara sejelas-jelasnya, agar penyelesaian yang diambil tidak memunculkan masalah baru yang justru menghabiskan lebih banyak waktu, tenaga, dan biaya. Menyimak peringatan Tuhan Yesus, kita diajak untuk lebih teliti dan telaten, sehingga setiap persoalan dapat terselesaikan dengan sebaik-baiknya. [Pdt. Timur Citra Sari]

REFLEKSI:
Kita harus teliti dan berhati-hati agar masalah bisa selesai dan tidak muncul lagi dalam bentuk yang berbeda.

Ayat Pendukung: Yes. 53:1-12; Mzm. 40:6-17; Ibr. 10:1-4
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...