Bukan Asal Selesai

Matius 9:14-17

Belum ada komentar 59 Views

Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya. (Matius 9:16)

Kemungkinan besar, tidak banyak di antara kita yang akan menambalkan kain baru pada baju lama yang robek. Cara ini tidak praktis dan cukup merepotkan. Lebih mungkin, kita akan langsung menggantinya dengan baju yang baru. Lebih mudah dan lebih cepat, bukan?

Orang-orang pada masa Tuhan Yesus juga ingin menyelesaikan masalah dengan cara yang semudah- mudahnya dan secepat-cepatnya. Itulah yang terjadi ketika mereka menambalkan secarik kain baru pada baju lama yang robek. Dalam waktu singkat, robekan tersebut memang tertutupi. Beres, bukan? Betul. Namun, tanpa disadari, ternyata pilihan tindakan tersebut justru melahirkan masalah baru, yaitu kain penambal yang baru—karena lebih kuat daripada baju yang lama—memunculkan robekan lain. Waduh. Awalnya ingin menghemat waktu, malah membutuhkan waktu lebih banyak untuk mengatasi masalah.

Sebenarnya, tidak salah jika kita ingin menyelesaikan masalah secepat-cepatnya dengan cara semudah-mudahnya, bahkan mungkin juga dengan biaya semurah-murahnya. Namun, keinginan ini mesti dibarengi dengan kesediaan memeriksa masalah yang terjadi secara sejelas-jelasnya, agar penyelesaian yang diambil tidak memunculkan masalah baru yang justru menghabiskan lebih banyak waktu, tenaga, dan biaya. Menyimak peringatan Tuhan Yesus, kita diajak untuk lebih teliti dan telaten, sehingga setiap persoalan dapat terselesaikan dengan sebaik-baiknya. [Pdt. Timur Citra Sari]

REFLEKSI:
Kita harus teliti dan berhati-hati agar masalah bisa selesai dan tidak muncul lagi dalam bentuk yang berbeda.

Ayat Pendukung: Yes. 53:1-12; Mzm. 40:6-17; Ibr. 10:1-4
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...
  • Dia Mendengar Doaku
    Mazmur 116:1-2, 12-19
    Aku mengasihi TUHAN, sebab la mendengarkan suaraku dan permohonanku. (Mazmur 116:1) Seorang anak kecil jatuh dari sepeda dan terluka....
  • Kasih Di Atas Aturan
    Matius 12:1-8
    “Sebab, Anak manusia adalah Tuan atas hari Sabat” (Matius 12:8) Seorang perawat melanggar jam kerja saat menolong korban kecelakaan...
  • Memegang Perjanjian Yang Kudus
    Kejadian 17:1-27
    Allah berfirman lagi kepada Abraham, “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun temurun (Kejadian 17:9) Saat...
  • Mencintai Firman Tuhan
    Mazmur 119:41-48
    Aku hendak menadahkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. (Mazmur 119:48) Ada orang yang tak bisa lepas...