Beneran Bertobat?

Kisah Para Rasul 9:19b-31

Belum ada komentar 59 Views

Saulus tinggal bersama mereka di Yerusalem, dan dengan berani mengajar dalam nama Tuhan. (Kisah Para Rasul 9:28)

“Sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya.” Begitulah ungkapan bijak yang kerap kita dengar, yang berarti bahwa sekali seseorang ketahuan berperangai tidak baik, selamanya orang tidak akan percaya. Bahkan, sering kali, meskipun ia telah bertobat dan berbuat benar, orang tetap saja sulit untuk memercayainya.

Inilah yang terjadi pada Saulus sebelum ia menjadi rasul Kristus. la dikenal sebagai penganiaya orang Kristen (Kis. 9:1-2). Ketika kemudian Saulus mengalami “perjumpaan” dengan Tuhan Yesus yang membawa pada pertobatannya, jemaat tidak serta-merta memercayai perubahan tersebut. Bagaimana Saulus merespons penolakan itu? la bisa saja marah dan kembali menjadi penganiaya. Namun, Saulus memilih untuk tetap tinggal bersama jemaat yang dahulu ia aniaya. la membiarkan mereka melihat dan menilai sendiri pertobatan serta perubahan yang terjadi dalam dirinya, hingga akhirnya jemaat yakin bahwa Saulus tidak berpura-pura.

Apa yang terjadi pada Saulus bisa juga kita alami. Meskipun kita sudah berubah menjadi pribadi yang lebih baik, bisa jadi orang-orang masih menganggap kita sama seperti dahulu. Mereka tetap melabeli kita sebagai “Si Pemarah”, “Si Pembohong”, “Si Tukang Selingkuh”, dan sebagainya. Menghadapi tuduhan seperti itu memang terasa melemahkan. Namun, mari kita tetap bertahan di jalur pertobatan. [Pdt. Timur Citra Sari]

REFLEKSI:
Pertobatan butuh bukti dalam hidup setiap hari.

Ayat Pendukung: 1 Sam. 7:3-17; Mzm. 29; Kis. 9:19b-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...