Kemuliaan Tuhan

Yehezkiel 10:1-19

Belum ada komentar 63 Views

Lalu kemuliaan TUHAN pergi dari ambang pintu Bait Suci dan berhenti di atas kerub-kerub. (Yehezkiel 10:18)

Kita memahami bahwa Bait Suci adalah tempat di mana TUHAN berada. Dengan demikian, kemuliaan TUHAN menjadi identik dengan Bait Suci. Tidak mungkin Bait Suci tidak diliputi oleh kemuliaan TUHAN. Namun, bacaan kita dalam Alkitab justru berjudul “Kemuliaan TUHAN meninggalkan Bait Suci”. Mengapa hal itu bisa terjadi?

Nabi Yehezkiel memaparkan penglihatannya mengenai kerub-kerub, makhluk surgawi. Dikatakan bahwa kemuliaan TUHAN pergi dari ambang pintu Bait Suci dan berhenti di atas kerub-kerub. Kemuliaan TUHAN tidak lagi tampak di Bait Suci karena umat Israel, yang seharusnya hidup menjalankan perintah TUHAN, justru hidup dalam kejahatan dan dosa.

Hidup kita seharusnya memancarkan kasih dan kemuliaan Tuhan. Saat kita hidup dalam dosa dan kejahatan, kemuliaan Tuhan pun tidak tampak dalam keseharian kita. Ketika kita mengumbar keinginan daging, bernafsu memenuhi keinginan diri, serta sibuk dengan diri sendiri, kita harus berhati-hati—jangan- jangan kemuliaan Tuhan telah menjauh dari hidup kita. Seharusnya, hidup anak-anak Tuhan mencerminkan kemuliaan-Nya. Namun,jika kita sebagai anak-anak Tuhan tidak menghidupi firman-Nya, melainkan membiarkan hidup kita dikuasai oleh keinginan dan nafsu semata, kita harus waspada—jangan-jangan kemuliaan Tuhan sudah tidak lagi dijumpai dalam hidup kita. Mari kita memeriksa hidup kita. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Teruslah mencari Tuhan dan melakukan firman-Nya dalam keseharian, agar kemuliaan Tuhan tidak meninggalkan kita.

Ayat Pendukung: Yeh. 10:1-19; Mzm. 98; Luk. 17:20-37
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...
  • Dia Mendengar Doaku
    Mazmur 116:1-2, 12-19
    Aku mengasihi TUHAN, sebab la mendengarkan suaraku dan permohonanku. (Mazmur 116:1) Seorang anak kecil jatuh dari sepeda dan terluka....
  • Kasih Di Atas Aturan
    Matius 12:1-8
    “Sebab, Anak manusia adalah Tuan atas hari Sabat” (Matius 12:8) Seorang perawat melanggar jam kerja saat menolong korban kecelakaan...
  • Memegang Perjanjian Yang Kudus
    Kejadian 17:1-27
    Allah berfirman lagi kepada Abraham, “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun temurun (Kejadian 17:9) Saat...
  • Mencintai Firman Tuhan
    Mazmur 119:41-48
    Aku hendak menadahkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. (Mazmur 119:48) Ada orang yang tak bisa lepas...