Pulang Dengan Dibenarkan Allah

Lukas 18:9-14

Belum ada komentar 148 Views

Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah sedangkan orang lain itu tidak….(Lukas 18:14)

Saat pulang dari kebaktian di gereja, apakah kita yakin bahwa kita pulang sebagai orang yang dibenarkan Allah? Apakah kita justru menyisakan keluhan tentang khotbah yang tidak menarik, para pelayan ibadah yang menurut kita tidak melayani dengan baik, atau hal lainnya sehingga merasa tidak diberkati Tuhan dalam ibadah yang kita ikuti?

Bacaan firman pada hari ini menolong kita untuk melihat bahwa ibadah di rumah Tuhan harus membuat kita dibenarkan Allah. Dibenarkan Tuhan berarti ibadah kita diterima dan dikenan oleh-Nya. Si pemungut cukai merasa tidak layak di hadapan Allah. Dengan merendahkan diri, ia jujur mengakui keberdosaan dirinya. Ia memukul dada sebagai tanda penyesalan atas dosanya dan memohon belas kasih Tuhan. Sedangkan orang Farisi dengan angkuh membeberkan kesalehannya, membandingkan dirinya dengan orang lain. Ia menepuk dada atas kesalehannya, sekaligus melecehkan orang lain. Ia memuliakan diri. Tuhan tidak berkenan pada ibadahnya. Ia pulang tanpa dibenarkan oleh Tuhan.

Kita perlu mengkritisi sikap kita dalam ibadah di rumah Tuhan. Jangan sampai Tuhan tidak berkenan atas ibadah kita, hanya karena kita ingin memuaskan diri sendiri, beribadah untuk dipandang saleh, atau untuk dipuaskan oleh para pelayan ibadah. Jika demikian, maka kita pulang tanpa dibenarkan Allah. [Pdt. Em. Dianawati S. Juwanda]

DOA:
Tuhan, ampunilah kami bila dalam beribadah kami kurang merendahkan diri di hadapan Tuhan. Kami rindu menjadi orang yang dibenarkan Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Yer. 14:7-10, 19-22; Mzm. 84:1-7; 2 Tim. 4:6-8, 16-18; Luk. 18:9-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mencintai Taurat
    Mazmur 119:97-104
    Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97) Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata...
  • Iri Hati
    Matius 20:1-16
    “Tidakkah aku boleh mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?” (Matius 20:15) Iri...
  • Muliakan Tuhan Dengan Kekayaan
    Matius 19:23-30
    “Sekaii lagi Aku berkata kepadamu: Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan...
  • Berhenti Bersungut
    Keluaran 16:1-21
    Di padang gurun itu segenap umat Israel bersungut-sungut kepada Musa dan Harun. (Keluaran 16:2) Seorang ibu mengalami depresi akibat...
  • MISSION IMPOSSIBLE
    Mazmur 105:1-6, 37-45
    Dibuka-Nya gunung batu, terpancarlah air, lalu mengalir di padang-padang kering seperti sungai. (Mazmur 105:41) Dalam menjalani kehidupan, mungkin kita...