Pulang Dengan Dibenarkan Allah

Lukas 18:9-14

Belum ada komentar 140 Views

Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah sedangkan orang lain itu tidak….(Lukas 18:14)

Saat pulang dari kebaktian di gereja, apakah kita yakin bahwa kita pulang sebagai orang yang dibenarkan Allah? Apakah kita justru menyisakan keluhan tentang khotbah yang tidak menarik, para pelayan ibadah yang menurut kita tidak melayani dengan baik, atau hal lainnya sehingga merasa tidak diberkati Tuhan dalam ibadah yang kita ikuti?

Bacaan firman pada hari ini menolong kita untuk melihat bahwa ibadah di rumah Tuhan harus membuat kita dibenarkan Allah. Dibenarkan Tuhan berarti ibadah kita diterima dan dikenan oleh-Nya. Si pemungut cukai merasa tidak layak di hadapan Allah. Dengan merendahkan diri, ia jujur mengakui keberdosaan dirinya. Ia memukul dada sebagai tanda penyesalan atas dosanya dan memohon belas kasih Tuhan. Sedangkan orang Farisi dengan angkuh membeberkan kesalehannya, membandingkan dirinya dengan orang lain. Ia menepuk dada atas kesalehannya, sekaligus melecehkan orang lain. Ia memuliakan diri. Tuhan tidak berkenan pada ibadahnya. Ia pulang tanpa dibenarkan oleh Tuhan.

Kita perlu mengkritisi sikap kita dalam ibadah di rumah Tuhan. Jangan sampai Tuhan tidak berkenan atas ibadah kita, hanya karena kita ingin memuaskan diri sendiri, beribadah untuk dipandang saleh, atau untuk dipuaskan oleh para pelayan ibadah. Jika demikian, maka kita pulang tanpa dibenarkan Allah. [Pdt. Em. Dianawati S. Juwanda]

DOA:
Tuhan, ampunilah kami bila dalam beribadah kami kurang merendahkan diri di hadapan Tuhan. Kami rindu menjadi orang yang dibenarkan Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Yer. 14:7-10, 19-22; Mzm. 84:1-7; 2 Tim. 4:6-8, 16-18; Luk. 18:9-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...
  • Dia Mendengar Doaku
    Mazmur 116:1-2, 12-19
    Aku mengasihi TUHAN, sebab la mendengarkan suaraku dan permohonanku. (Mazmur 116:1) Seorang anak kecil jatuh dari sepeda dan terluka....
  • Kasih Di Atas Aturan
    Matius 12:1-8
    “Sebab, Anak manusia adalah Tuan atas hari Sabat” (Matius 12:8) Seorang perawat melanggar jam kerja saat menolong korban kecelakaan...
  • Memegang Perjanjian Yang Kudus
    Kejadian 17:1-27
    Allah berfirman lagi kepada Abraham, “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun temurun (Kejadian 17:9) Saat...
  • Mencintai Firman Tuhan
    Mazmur 119:41-48
    Aku hendak menadahkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. (Mazmur 119:48) Ada orang yang tak bisa lepas...