Kasih Yang Tulus Di Tengah Keluarga

Mazmur 101

Belum ada komentar 109 Views

Aku hendak memperhatikan hidup yang tidak bercela. Kapankah Engkau akan datang kepadaku? Aku hendak hidup dengan ketulusan hati di dalam rumahku. (Mazmur 101:2)

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, keluarga Bapak Bowo dan Ibu Ati sering kali diwarnai pertengkaran kecil. Kesibukan masing-masing membuat mereka jarang berkomunikasi dengan baik. Anak-anak mereka pun mulai terpengaruh, sering kali bersikap acuh dan lebih asyik dengan gawai masing-masing. Keluarga ini sedang menghadapi bahaya laten egoisme. Kasih menjadi sekadar slogan dan tidak diterapkan.

Allah rindu hadir di tengah keluarga kita untuk menjadikan rumah kita tempat yang penuh kasih dan ketulusan. Keluarga adalah gereja kecil, tempat kasih dan ketulusan dilatih. Kasih yang tulus berarti bersedia mengampuni kesalahan, mengutamakan kepentingan bersama, dan rela berkorban satu sama lain. Tentu ini bukanlah hal yang mudah, tetapi bukan hal yang mustahil. Allah akan memampukan jika kita sungguh-sungguh rindu menghidupi kasih-Nya dalam keluarga.

Mulailah dari hal-hal kecil untuk mewujudkan kasih di tengah keluarga. Luangkan waktu untuk berdoa dan membaca firman Tuhan bersama. Sediakan waktu untuk berbincang dan mendengarkan satu sama lain dengan penuh perhatian. Jangan jadikan rumah seperti hotel yang sekadar menjadi tempat istirahat dan makan saja. Jadikanlah rumah sebagai komunitas yang nyaman dan penuh kehangatan, tempat di mana setiap anggota keluarga merasa dikasihi dan dihargai. Percayalah, dengan bimbingan Roh Kudus, keluarga kita akan menjadi cerminan kasih Allah dan menjadi berkat bagi sesama. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah aku sudah mengasihi keluargaku dengan tulus?

Ayat Pendukung: 2 Raj. 17:24-41; Mzm. 101; 1 Tim. 3:14-4:5
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...
  • Mencintai Taurat
    Mazmur 119:97-104
    Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97) Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata...
  • Iri Hati
    Matius 20:1-16
    “Tidakkah aku boleh mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?” (Matius 20:15) Iri...
  • Muliakan Tuhan Dengan Kekayaan
    Matius 19:23-30
    “Sekaii lagi Aku berkata kepadamu: Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan...
  • Berhenti Bersungut
    Keluaran 16:1-21
    Di padang gurun itu segenap umat Israel bersungut-sungut kepada Musa dan Harun. (Keluaran 16:2) Seorang ibu mengalami depresi akibat...