Tembok Pemisah

Yesaya 59: 1 - 8

Belum ada komentar 66 Views

“Akan tetapi, kejahatanmulah yang memisahkan kamu dari Allahmu, dan dosamulah yang membuat wajah-Nya tersembunyi dari kamu, sehingga Ia tidak mendengar’ (Yesaya 59:2)

Bayangkanlah dosa sebagai tembok yang tinggi, tebal, dan kokoh, yang membatasi kita untuk memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan. Semakin banyak dosa yang kita lakukan, semakin tebal, kokoh, dan tinggi tembok itu, sehingga kita semakin terasing dari Tuhan.

Yesaya berbicara mengenai dampak dosa dalam hubungan kita dengan TUHAN. Baginya, dosa adalah seperti tembok pemisah antara kita dengan Tuhan. Mengapa dosa menjadi pemisah antara kita dan Tuhan? Pertama, dosa merusak relasi kita dengan Tuhan. Dosa merupakan bentuk penolakan terhadap hidup dalam bimbingan dan kehendak Tuhan. Kedua, dosa menumbuhkan keegoisan yang mendorong kita untuk melakukan perbuatan yang merugikan dan merusak hubungan dengan sesama. Rusaknya relasi dengan sesama menunjukkan bahwa relasi kita dengan Tuhan juga tidak benar. Bagaimana cara merobohkan tembok pemisah ini? Pertama, kita harus mengakui dosa kita kepada Tuhan dan bertobat dengan sungguh-sungguh. Kedua, kita perlu membangun kesalehan pribadi melalui ibadah, doa, pembacaan Alkitab, dan sebagainya, yang disertai dengan kesalehan sosial. Dengan demikian, kita akan memperlihatkan kasih kita kepada Tuhan dalam hubungan dengan sesama.

Jangan biarkan tembok pemisah antara kita dengan Tuhan semakin tinggi, tebal, dan kokoh. Sebaliknya, mari kita hancurkan tembok dosa itu melalui sikap hidup yang berkenan di hadapan Tuhan. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

DOA:
Tuhan, mampukan kami hidup benar di hadapan-Mu sehingga tidak ada tembok dosa yang akan memisahkan kami dari kasih-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 59:1-8; Mzm. 22:19-28; Mat. 9:27-34
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Perjumpaan Yang Membarui Kehidupan
    Yohanes 20:11-20
    Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu...
  • Engkau Milik-Ku dan Aku Milikmu
    Kidung Agung 5:9 - 6:3
    Aku milik kekasihku, dan kekasihku milikku….(Kidung Agung 6:3) Tuhan tidak hanya memanggilmu untuk datang, tetapi Ia juga membentangkan tangan-Nya,...
  • Berfokus Pada Allah, Bukan Pada Masalah
    Mazmur 16
    Aku selalu hidup berhadapan dengan TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku takkan goyah. Sebab itu hatiku bersukacita...
  • Hidup Dalam Kuasa Kebangkitan-Nya
    Matius 28:1-10
    “… Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku”. (Matius...
  • Kupuji Kebaikan-Mu Tuhan
    Keluaran 15:1-18
    “TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Dia telah menjadi keselamatanku. Dia Allahku, kupuji Dia, Dia Allah bapaku, (Keluaran 15:2) Pujian...