Tidak Tembus Amplop

Amsal 2:9-15

Belum ada komentar 137 Views

Kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan menjaga engkau. (Amsal 2:11)

Seorang sahabat bercerita mengenai pengalamannya bersama teman-teman kantornya bertemu para politisi di Senayan. Melihat para politisi yang berdandan rapi dengan setelan jas, salah satu kawannya berseloroh, “Lihat, jas mereka itu anti peluru. Ditembak tidak tembus. Tetapi jas itu tidak tahan amplop. Ditembaknya pakai amplop.”

Suap-menyuap adalah praktik yang merusak etos dan jiwa bangsa. Hanya hikmat yang mampu menjaga seseorang dari ancaman yang merusak itu. Seorang bijak bestari mengatakan bahwa hikmat membuat kita mengerti tentang kebenaran, keadilan, dan kejujuran. Jadi, hikmat atau pengetahuan yang dimaksud di sini bukanlah pengetahuan intelektual yang bisa membuat seorang dosen menjadi guru besar. Hikmat adalah pengetahuan praktis tentang bagaimana seseorang hidup dengan benar, adil, dan jujur. Pengetahuan ini tidak tinggal di kepala saja, tetapi terserap ke dalam jiwa dan raga, serta menjadi bagian dari ucap dan laku hidup sehari-hari. Yang diketahui, itulah yang dilakukan sehingga hidupnya benar, adil, dan jujur.

Saudara, jiwa kita harus tahan tembakan. Bukan tembakan peluru, melainkan tahan dari tembakan amplop. Karena itu, yang kita butuhkan bukan rompi atau jas anti peluru. Yang kita butuhkan adalah mental dan sikap moral yang kuat, yang dibentuk oleh hikmat dari firman Tuhan. Oleh pertolongan Tuhan, kita akan mampu melakukan kebenaran, keadilan, dan kejujuran secara konsisten. Niscaya kita tidak tembus amplop. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Memberi makan jiwa dengan hikmat dari firman Tuhan akan membuat diri kita kuat; tahan godaan, kebal dari praktik suap-menyuap.

Ayat Pendukung: Ams. 2:9-15; Mzm. 67; Luk. 19:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tidak Tinggal Dalam Gelap
    Yohanes 12:44-50
    Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan....
  • Dijaga Seperti Biji Mata
    Ulangan 32:1-10
    … Dikelilingi dan diawasi-Nya dia, dijaga-Nya seperti biji mata-Nya. (Ulangan 32:10b) Ada seseorang yang memiliki barang yang dianggapnya sangat...
  • Mencondongkan Hati Kepada Firman
    Mazmur 119:105-112
    Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105) Pernahkah Saudara tersesat dalam kegelapan total? Mungkin saat...
  • ALLAH MENGASIHIMU
    Kejadian 29:31-35
    …”Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. (Kejadian 29:35) Ada orang yang...
  • Inisiatif Menjadi Sahabat
    Kejadian 29:1-14
    ..ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba Laban, saudara ibunya. (Kejadian...