Tidak Tembus Amplop

Amsal 2:9-15

Belum ada komentar 121 Views

Kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan menjaga engkau. (Amsal 2:11)

Seorang sahabat bercerita mengenai pengalamannya bersama teman-teman kantornya bertemu para politisi di Senayan. Melihat para politisi yang berdandan rapi dengan setelan jas, salah satu kawannya berseloroh, “Lihat, jas mereka itu anti peluru. Ditembak tidak tembus. Tetapi jas itu tidak tahan amplop. Ditembaknya pakai amplop.”

Suap-menyuap adalah praktik yang merusak etos dan jiwa bangsa. Hanya hikmat yang mampu menjaga seseorang dari ancaman yang merusak itu. Seorang bijak bestari mengatakan bahwa hikmat membuat kita mengerti tentang kebenaran, keadilan, dan kejujuran. Jadi, hikmat atau pengetahuan yang dimaksud di sini bukanlah pengetahuan intelektual yang bisa membuat seorang dosen menjadi guru besar. Hikmat adalah pengetahuan praktis tentang bagaimana seseorang hidup dengan benar, adil, dan jujur. Pengetahuan ini tidak tinggal di kepala saja, tetapi terserap ke dalam jiwa dan raga, serta menjadi bagian dari ucap dan laku hidup sehari-hari. Yang diketahui, itulah yang dilakukan sehingga hidupnya benar, adil, dan jujur.

Saudara, jiwa kita harus tahan tembakan. Bukan tembakan peluru, melainkan tahan dari tembakan amplop. Karena itu, yang kita butuhkan bukan rompi atau jas anti peluru. Yang kita butuhkan adalah mental dan sikap moral yang kuat, yang dibentuk oleh hikmat dari firman Tuhan. Oleh pertolongan Tuhan, kita akan mampu melakukan kebenaran, keadilan, dan kejujuran secara konsisten. Niscaya kita tidak tembus amplop. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Memberi makan jiwa dengan hikmat dari firman Tuhan akan membuat diri kita kuat; tahan godaan, kebal dari praktik suap-menyuap.

Ayat Pendukung: Ams. 2:9-15; Mzm. 67; Luk. 19:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Perjumpaan Yang Membarui Kehidupan
    Yohanes 20:11-20
    Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu...
  • Engkau Milik-Ku dan Aku Milikmu
    Kidung Agung 5:9 - 6:3
    Aku milik kekasihku, dan kekasihku milikku….(Kidung Agung 6:3) Tuhan tidak hanya memanggilmu untuk datang, tetapi Ia juga membentangkan tangan-Nya,...
  • Berfokus Pada Allah, Bukan Pada Masalah
    Mazmur 16
    Aku selalu hidup berhadapan dengan TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku takkan goyah. Sebab itu hatiku bersukacita...
  • Hidup Dalam Kuasa Kebangkitan-Nya
    Matius 28:1-10
    “… Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku”. (Matius...
  • Kupuji Kebaikan-Mu Tuhan
    Keluaran 15:1-18
    “TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Dia telah menjadi keselamatanku. Dia Allahku, kupuji Dia, Dia Allah bapaku, (Keluaran 15:2) Pujian...