Keadilan Allah Tetap Dinyatakan

Habakuk 3:2-15

Belum ada komentar 115 Views

Engkau bergerak maju untuk menyelamatkan umat-Mu, untuk menyelamatkan yang Kauurapi. Engkau meremukkan pemimpin kaum fasik melucuti bagian bawah sampai lehernya. (Habakuk 3:13)

Terkadang kita menyaksikan bagaimana orang baik mengalami penindasan oleh orang yang sewenang-wenang. Tentu saja hal itu menimbulkan pergumulan di dalam hati kita: di manakah Allah dan mengapa Allah seolah berdiam diri tidak menolong orang benar yang ditindas?

Pergumulan serupa dialami juga oleh Nabi Habakuk. Ketika Bangsa Asyur melemah, bangkitlah Bangsa Babel. Dan Bangsa Babel mulai menindas Bangsa Yehuda yang kecil dan lemah. Memang Bangsa Yehuda juga berdosa terhadap Allah. Tetapi layakkah Bangsa Yehuda dihukum oleh Bangsa Babel yang jauh lebih kejam dan berdosa? Itulah pergumulan Habakuk. Namun dalam pergumulan itu Habakuk tetap meyakini bahwa Allah tidak mungkin bertindak tidak adil. Allah juga tidak akan tinggal diam melihat umat-Nya ditindas oleh bangsa yang fasik dan kejam. Maka di tengah situasi yang tak menentu itu Habakuk menegakkan keyakinan bahwa Allah akan menyelamatkan umat-Nya dan mengalahkan bangsa jahat yang menindas mereka.

Tuhan peduli kepada orang baik dan yang berseru kepada-Nya. Memang benar, tidak ada orang yang suci bersih tak bersalah sama sekali. Setiap orang juga tidak luput dari dosa. Tapi tidak berarti bahwa orang tersebut layak untuk diperlakukan dengan kejam dan sewenang-wenang. Bila hal itu terjadi dan menimpa orang tersebut, maka Allah pasti tidak akan tinggal diam. Ia akan bertindak menyatakan kepedulian, belas kasih, dan pertolongan-Nya. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Ya Tuhan, kami percaya bahwa Engkau masih tetap akan menyatakan pembelaan-Mu kepada umat-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Hab. 3:2-15; Mzm. 20; Luk. 18:31-34
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...