KEPASTIAN

Mazmur 20

Belum ada komentar 109 Views

Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama TUHAN, Allah kita. Mereka rebah dan jatuh, tetapi kita bangun berdiri dan tetap tegak. (Mazmur 20:8-9)

Kecenderungan manusia memang lebih mengandalkan hal-hal yang bersifat materiel, karena secara indrawi dapat dilihat, diraba, dipegang, dan dirasakan nyata keberadaannya. Maka banyak orang sangat percaya bahwa semakin banyak memiliki, semakin terjamin kehidupan dan masa depannya.

Mazmur 20 terdiri dari dua bagian yang berbeda. Bagian pertama, yaitu ayat 1-6, berisi harapan dan permohonan kepada TUHAN. Selanjutnya ayat 7-9 berisi keyakinan dan kepastian, lalu ditutup dengan permohonan. Bila Mazmur ini dipahami secara keseluruhan, maka ada kaitan erat antara harapan dan permohonan kepada TUHAN dengan kepastian di dalam TUHAN. Pemazmur hendak berbagi keyakinan bahwa harapan dan permohonan akan menjadi kepastian bila disertai dengan sikap yang mengandalkan TUHAN. Kepastian itu melebihi kepastian orang yang mengandalkan kereta perang maupun kuda yang perkasa. Orang yang mengandalkan Allah akan tetap berdiri tegak sedangkan mereka yang mengandalkan kereta dan kuda akan jatuh dan rebah.

Memang tidak mudah mengandalkan Allah yang tidak kelihatan. Namun justru di situlah letak kekuatannya. Apa yang kelihatan tidaklah kokoh kuat, tetapi yang tidak kelihatan justru kuat dan dahsyat. Tidak berarti lalu kita abaikan saja segala sesuatu yang kelihatan. Tentu tidak demikian. Kita boleh menggunakan apa yang kelihatan tetapi jangan menggeser Allah dalam kehidupan kita, karena seharusnya Allah menjadi andalan utama kita. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Kami mau menjadikan Engkau, ya Allah, sebagai andalan utama dalam kehidupan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Kel. 40:1-15; Mzm. 20; Ibr. 10:19-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Bahagia Karena Menemukan Makna
    Matius 13:10-17
    Namun, berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. (Matius 13:16) Budi termenung. Langit senja seolah melukiskan kerinduan dalam...
  • Kasih Bagi Yang Rentan
    Yeremia 49:7-11
    “Tinggalkanlah anak-anak yatimmu, Aku akan menghidupi mereka; biarlah janda-jandamu menaruh kepercayaan pada-Ku!” (Yeremia 49:11) Seorang konglomerat besar yang merasa...
  • Tidak Sendirian
    Mazmur 142
    Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku, “Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang hidup!” (Mazmur 142:6) Semua orang, dalam...
  • Bukan Sekadar Mengaminkan
    Matius 13:1-9, 18-23
    “Yang ditaburkan di tanah yang baik artinya orang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada...
  • Tidak Tinggal Dalam Gelap
    Yohanes 12:44-50
    Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan....