KEPASTIAN

Mazmur 20

Belum ada komentar 107 Views

Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama TUHAN, Allah kita. Mereka rebah dan jatuh, tetapi kita bangun berdiri dan tetap tegak. (Mazmur 20:8-9)

Kecenderungan manusia memang lebih mengandalkan hal-hal yang bersifat materiel, karena secara indrawi dapat dilihat, diraba, dipegang, dan dirasakan nyata keberadaannya. Maka banyak orang sangat percaya bahwa semakin banyak memiliki, semakin terjamin kehidupan dan masa depannya.

Mazmur 20 terdiri dari dua bagian yang berbeda. Bagian pertama, yaitu ayat 1-6, berisi harapan dan permohonan kepada TUHAN. Selanjutnya ayat 7-9 berisi keyakinan dan kepastian, lalu ditutup dengan permohonan. Bila Mazmur ini dipahami secara keseluruhan, maka ada kaitan erat antara harapan dan permohonan kepada TUHAN dengan kepastian di dalam TUHAN. Pemazmur hendak berbagi keyakinan bahwa harapan dan permohonan akan menjadi kepastian bila disertai dengan sikap yang mengandalkan TUHAN. Kepastian itu melebihi kepastian orang yang mengandalkan kereta perang maupun kuda yang perkasa. Orang yang mengandalkan Allah akan tetap berdiri tegak sedangkan mereka yang mengandalkan kereta dan kuda akan jatuh dan rebah.

Memang tidak mudah mengandalkan Allah yang tidak kelihatan. Namun justru di situlah letak kekuatannya. Apa yang kelihatan tidaklah kokoh kuat, tetapi yang tidak kelihatan justru kuat dan dahsyat. Tidak berarti lalu kita abaikan saja segala sesuatu yang kelihatan. Tentu tidak demikian. Kita boleh menggunakan apa yang kelihatan tetapi jangan menggeser Allah dalam kehidupan kita, karena seharusnya Allah menjadi andalan utama kita. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Kami mau menjadikan Engkau, ya Allah, sebagai andalan utama dalam kehidupan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Kel. 40:1-15; Mzm. 20; Ibr. 10:19-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Hormati Kemurahan Allah
    Mazmur 51
    Kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam dan penuh penyesalan tidak akan Kau pandang...
  • PAMER
    Matius 6:1-6, 16-21
    Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:18b) Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, muncullah suatu...
  • Tak Berjalan Sendirian
    1 Raja-raja 19:9-18
    Tetapi, Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, semua orang yang tidak berlutut menyembah Ba’al dan mulutnya tidak...
  • Kesabaran Allah
    Mazmur 78:17-20, 52-55
    Ketika Ia menggiring umat-Nya seperti domba-domba, dan memimpin mereka seperti kawanan hewan di padang gurun; ketika Ia menuntun mereka...
  • BERDIAMLAH
    Matius 17:1-9
    Kata Petrus kepada Yesus, “Tuhan sungguh baik kita berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biariah kudirikan di sini...