Tidak Perlu Bangga

Mazmur 39

Belum ada komentar 88 Views

“Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku menyadari betapa fananya aku! (Mazmur 39:5)

Tak bisa disangkal bahwa mayoritas wanita akan tersenyum senang saat diberi hadiah setangkai bunga mawar yang indah. Namun, kecantikan bunga mawar itu tak akan bertahan selamanya. Dalam hitungan beberapa hari saja, keindahannya akan pudar dan bunga yang semula memesona akan layu dan mati.

Orang cenderung enggan membicarakan tentang kematian, terlebih kematian dirinya. Namun berbeda dengan Daud, dalam doanya, ia malah mempertanyakan kapan ajalnya tiba. Dalam kebijaksanaannya, Daud menyadari bahwa hidupnya adalah fana dan menyebut dirinya hanya sebagai seorang pengembara di bumi. Meskipun ia adalah raja, orang yang disegani dan dibutuhkan rakyatnya, tetapi baginya semua itu akan segera layu dan lenyap. Daud tidak mau berbangga atas kedudukannya sebagai raja, sebaliknya ia menyadari keterbatasan dan kelemahannya sebagai manusia yang fana.

Hidup ini singkat. Meskipun kita mungkin mekar indah seperti bunga mawar pada suatu saat, tetapi tak lama kemudian kita akan layu. Lalu, apa yang bisa kita banggakan? Karena itu, lakukanlah hal-hal yang berarti di dalam hidup yang fana ini. Jangan sia-siakan waktu yang Tuhan berikan. Melainkan, hiduplah dengan menjadi berkat bagi orang lain, sehingga ketika kita kembali ke rumah Bapa di surga, kita akan dikenang sebagai saksi Kristus yang memuliakan nama-Nya. [Pdt. Em. Meitha Sartika]

REFLEKSI:
Janganlah menyia-nyiakan hidup yang singkat ini, marilah kita jadi berkat dan memuliakan Tuhan.

Ayat Pendukung: Yeh. 17:1-10; Mzm. 39; Rm. 2:12-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...
  • Dia Mendengar Doaku
    Mazmur 116:1-2, 12-19
    Aku mengasihi TUHAN, sebab la mendengarkan suaraku dan permohonanku. (Mazmur 116:1) Seorang anak kecil jatuh dari sepeda dan terluka....
  • Kasih Di Atas Aturan
    Matius 12:1-8
    “Sebab, Anak manusia adalah Tuan atas hari Sabat” (Matius 12:8) Seorang perawat melanggar jam kerja saat menolong korban kecelakaan...