Menjadi Orang Asing

Yohanes 1:1-14

Belum ada komentar 60 Views

Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan melalui Dia, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik-Nya, tetapi orang-orang milik-Nya itu tidak menerima-Nya. (Yohanes 1:10-11)

Inkarnasi Sang Firman menjadi manusia bertujuan agar Ia dekat dan dapat memahami kondisi umat manusia. Pada sisi lain, kemanusiaan Kristus mengaburkan identitas-Nya sebagai Sang Firman. Dengan kemanusiaan-Nya, Kristus menjadi “orang asing” yang tidak dikenali jati diri-Nya sebagai Anak Allah.

Ajaran doketisme menyatakan bahwa saat Sang Firman menjadi manusia, la mengenakan “tubuh semu”, sebab tidaklah mungkin Kristus yang ilahi mengenakan tubuh jasmani yang berdosa. Pengajaran ini ditolak oleh gereja, karena sangat jelas Yohanes 1:14 menyatakan bahwa Sang Firman itu menjadi daging (sarx). Penebusan Kristus menjadi sempurna karena la sungguh-sungguh Allah sekaligus sungguh-sungguh manusia. Kristus akan dapat dikenali apabila kita merespons karya-Nya dengan iman. Tanpa iman, kita hanya dapat melihat diri Kristus selaku nabi atau manusia belaka.

Kuasa dunia berupaya menyembunyikan jati diri Yesus sebagai Sang Firman. Tujuan utamanya agar manusia hanya menerima Dia sebagai nabi, dan bukan sebagai Sang Penebus dan Juru selamat. Kristus datang ke dalam dunia untuk menghadirkan keselamatan dari Allah yang paripurna. la memulihkan manusia dari kuasa dosa melalui kehidupan- Nya. Karena itu tugas utama Kristus adalah penebusan dosa melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Selaku umat yang ditebus, kita perlu mengenal Dia melalui firman yang tertulis dalam Alkitab dan melalui kehidupan nyata di sekitar kita. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Ya Yesus, mampukanlah kami mengenali Engkau, sehingga kami semakin mengasihi dan melayani Allah dengan segenap hati dan jiwa. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 52:7-10; Mzm. 98; Ibr. 1:1-4, (5-12); Yoh. 1:1-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MENCLA-MENCLE
    Matius 16:21-28
    “… sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Matius 16:23c) “Mencla-mencle” adalah istilah...
  • Terima Kasih
    Matius 8:14-17
    …Ia pun bangun dan melayani Dia. (Matius 8:15b) Ada dua kata yang diajarkan oleh orangtua ketika kita masih kecil,...
  • Menahan Kejahatan
    2 Tesalonika 2:7-12
    Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan….(2 Tesalonika 2:7a) Kemudahan dalam memperoleh akses...
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...