Perjalanan yang Menyelamatkan

Yohanes 3:13-17

Belum ada komentar 67 Views

Sebab, Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan supaya dunia diselamatkan melalui Dia. (Yoh. 3:17)

Ani terjerat dalam pergaulan yang buruk dan terlibat masalah hukum. Ani merasa terjebak dan tidak tahu arah. Namun Ani sangat bersyukur bertemu dengan Budi, seorang pekerja sosial yang penuh empati. Dengan dukungan Budi yang tidak menghakimi Ani dan dengan kesabaran yang dimilikinya, Budi berhasil membimbing Ani untuk mengupayakan perubahan hidup. Motivasi, dukungan, dan proses rehabilitasi diterima Ani dengan sukacita. Kini kehidupan yang ditempuh Ani menjadi jauh lebih baik ketimbang kehidupannya yang lama.

Identitas Yesus sebagai Anak Allah tidak perlu disangsikan lagi. Namun penginjil Yohanes menegaskan bahwa Yesus juga menyebut diri-Nya sebagai Anak Manusia. Artinya, melalui kehadiran dan karya diri-Nya, manusia mendapat akses untuk mengalami kedamaian surgawi. Dengan percaya kepada Yesus, manusia mengalami kesempatan baru dari Allah. Hidup tidak lagi dihakimi karena dosa yang telah lalu. Melalui Yesus, setiap orang yang percaya mendapatkan jalan keselamatan karena kasih Allah.

Kuasa kasih Tuhan Yesus sedang membimbing hidup kita untuk menempuh jalan baru yang sudah dibuka dan dipimpin- Nya. Kesempatan baru diberikan oleh Tuhan tanpa mengingat lagi kesalahan dan kegagalan yang sudah kita akui kepada-Nya. Maka marilah terus menyusuri jalan kasih dengan sukacita. Jangan kecil hati untuk melakukan langkah perubahan dalam hidup dengan segera. Sebab kita selamat dan sedang diubahkan-Nya. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah aku mau menerima kasih Allah yang besar melalui Yesus Kristus yang memberikan jalan baru yang menyelamatkan hidupku?

Ayat Pendukung: Bil. 21:4b-9 ; Mzm. 78:1-2, 34-38; 1 Kor. 1:18-24; Yoh. 3:13-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jangan Aku Tertidur Dan Mati
    Mazmur 13
    Pandanglah dan jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati. (Mazmur 13:4) Jam...
  • Roh Kudus Yang Berkata-Kata
    Matius 10:5-23
    Sebab, bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. (Matius 10:20) Mungkin kita...
  • Tak Dilupakan Tuhan
    Kejadian 25:12-18
    Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara. (Kejadian 25:12) Seorang anak...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Berharga Di Mata-Nya
    Matius 10:24-39
    Karena itu, janganlah takut! Kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit. (Matius 10:31) Seorang mahasiswa membagikan pendapatnya tentang iman...