Pandai Dan Mengasihi Allah Serta Sesama

Markus 7:9-23

Belum ada komentar 126 Views

..Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri. (Mrk. 7:9)

Apakah mungkin seseorang dengan kepandaian yang mengagumkan tetap mengasihi Tuhan dan tidak menjadi angkuh karena kepandaiannya? Ya! John C. Lennox adalah salah satunya. Dia adalah seorang profesor Matematika dan filsuf ilmiah dari Britania Raya yang mengajar di Universitas Oxford. Dalam beberapa kesempatan Lennox menyampaikan argumen yang cerdas, lugas dan rendah hati dalam debat umum yang dilakukannya dengan orang-orang yang menyangkali keberadaan Allah. Bagi Lennox kepandaian tidak serta merta menjadikan seseorang membenci Allah.

Tuhan Yesus mengkritik orang-orang yang mencari kenyamanan diri dengan mengabaikan kebutuhan sesama. Pada zaman itu ada sekelompok orang yang begitu pandainya mengabaikan kewajiban mempedulikan orangtua dengan alasan memberlakukan peraturan agama. Padahal apa yang mereka katakan sebagai peraturan agama itu hanyalah tradisi dan bukan hal yang utama. Kepandaian yang seperti ini adalah kepandaian yang jahat dan tidak layak dihidupi oleh umat Allah.

Kemampuan berpendapat itu baik. Tetapi kepandaian harus dihayati sebagai pemberian Allah. Dalam kesadaran ini maka kepandaian harus diimbangi dengan kerendahan hati dan kepedulian kepada sesama. Ada sikap wedi asih kepada Allah yang kemudian melahirkan welas asih kepada segenap ciptaan Allah. Tanpa kerendahan hati dan kepedulian, kepandaian akan mencetuskan pengabaian kasih dan pementingan diri sendiri semata. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah aku rendah hati dan peduli kepada segenap ciptaan Allah?

Ayat Pendukung: Kid. 8:5-7; Mzm. 144:9-15; Mrk. 7:9-23
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Perjumpaan Yang Membarui Kehidupan
    Yohanes 20:11-20
    Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu...
  • Engkau Milik-Ku dan Aku Milikmu
    Kidung Agung 5:9 - 6:3
    Aku milik kekasihku, dan kekasihku milikku….(Kidung Agung 6:3) Tuhan tidak hanya memanggilmu untuk datang, tetapi Ia juga membentangkan tangan-Nya,...
  • Berfokus Pada Allah, Bukan Pada Masalah
    Mazmur 16
    Aku selalu hidup berhadapan dengan TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku takkan goyah. Sebab itu hatiku bersukacita...
  • Hidup Dalam Kuasa Kebangkitan-Nya
    Matius 28:1-10
    “… Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku”. (Matius...
  • Kupuji Kebaikan-Mu Tuhan
    Keluaran 15:1-18
    “TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Dia telah menjadi keselamatanku. Dia Allahku, kupuji Dia, Dia Allah bapaku, (Keluaran 15:2) Pujian...