Iman Karena Pencobaan

Yakobus 1:1-8

1 Komentar 143 Views

Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan. (Yak. 1:2)

Manusia cenderung mengharapkan kehidupan yang baik serta berjalan dengan mulus. Dengan segala kemampuan, kekuatan, dan kuasa yang dimilikinya, manusia berusaha untuk menghindarkan dirinya dari berbagai kesulitan. Kehidupan yang bebas dari masalah dan kesulitan dianggap sebagai sesuatu yang ideal.

Yakobus dalam suratnya kepada para pengikut Kristus di perantauan justru mengungkapkan hal yang sebaliknya. Yakobus mengajak pembaca suratnya untuk menganggap berbagai pencobaan yang mereka alami sebagai suatu kebahagiaan. Mengapa? Karena berbagai pencobaan adalah ujian terhadap iman yang akan menghasilkan ketekunan. Pada akhirnya ketekunan itu akan menghasilkan buah yang matang, supaya iman mereka menjadi sempurna, utuh dan tak kekurangan apa pun. Iman yang kuat adalah iman yang telah teruji oleh tempaan pencobaan. Dalam menghadapi pencobaan, Yakobus menasihatkan agar mereka meminta hikmat dari Allah.

Saat mengalami berbagai pencobaan, bagaimanakah kita meresponsnya? Apakah kita menganggap hal itu sebagai penderitaan yang akan membuat kita lemah dan jatuh? Atau sebaliknya, seperti nasihat Yakobus, kita memandang pencobaan yang kita alami sebagai cara untuk memperkuat iman kita? Dengan memiliki perspektif yang benar dalam menghadapi kesulitan atau masalah, kita dapat bertumbuh menjadi manusia yang semakin berhikmat. [Elly Diah Praptanti, M.A]

DOA:
Tuhan, berilah kami hikmat-Mu agar kami dapat memandang setiap pencobaan sebagai cara untuk menguji iman kami. Amin.

Ayat Pendukung: Kel. 32:1-14; Mzm. 15; Yak. 1:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. M Sinambela

    Setuju. Dengan pencobaan Gereja menghandalkan kekuatan Hikmat dari Tuhan. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...