Menguasai Diri

I Petrus 4:7-19

Belum ada komentar 173 Views

Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu, kuasailah dirimu dan waspadalah, supaya kamu dapat berdoa. (I Ptr. 4:7)

Salah satu bagian penting dari proses pembuatan donat adalah proses “resting” di mana adonan ditutup dan dibiarkan diam, sehingga dapat mengembang dan bisa mendapatkan hasil yang bagus.

Hidup manusia juga demikian, perlu ketenangan menjalani kehidupan dengan segala tantangan yang ada. Petrus mengingatkan umat bahwa menjadi orang percaya bukan perkara mudah, tetapi bukan berarti mereka harus bersembunyi dari kenyataan hidup. Dalam segala persoalan yang dihadapi umat tetap harus melakukan bagian mereka dengan sebaik-baiknya, mengasihi satu dengan lainnya, memberi tumpangan tanpa sungut-sungut, saling melayani. Bagaimana agar bisa melakukan hal tersebut? Mereka harus punya waktu untuk berdiam diri, tenang, dan berdoa. Sibuk melayani boleh, tetapi mereka juga harus punya waktu berdoa.

Dalam menjalani kehidupan, tidak jarang kita menghadapi berbagai ujian kehidupan. Apa yang dapat memampukan kita menghadapi berbagai ujian kehidupan? Ketenangan adalah sikap yang kita perlukan dalam menghadapi berbagai tantangan, ujian kehidupan. Ketenangan itu hanya bisa kita temukan dalam doa kepada Tuhan. Karena kuatnya seseorang untuk terus berjalan tidak terletak pada pundak yang kuat memikul beban, tetapi pada lutut yang terus bertelut dan berharap pada Tuhan. Jika saat ini kita sedang merasa begitu gaduhnya karena persoalan yang ada, itu adalah pertanda bahwa kita perlu mengambil waktu khusus untuk tenang, dan berdoa, supaya bisa menguasai diri. [Rambu Bangi Roni]

DOA:
Tuhan ajarkanlah aku agar dapat berdoa. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 28:9-13; Mzm. 130; 1 Ptr. 4:7-19
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...