Pedang Menjadi Mata Bajak

Mikha 4:1-5

Belum ada komentar 112 Views

… mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak, dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan iagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan iagi beiajar perang. (Mik. 4:3b)

Pemahaman kita tentang akhir zaman dapat menjadi tidak utuh karena film-film keluaran Hollywood yang acapkali mempertunjukkan akhir zaman sebagai kehancuran total dunia. Padahal dalam keutuhan berita Alkitab, momen sekitar akhir zaman adalah saat Allah memerintah dunia menjadi tempat yang jauh lebih baik. Orang-orang akan hidup dalam damai yang penuh dan menaati hukum kasih Allah dengan nyata.

Nabi Mikha berbicara tentang hari ketika TUHAN akan menyelesaikan semua perselisihan di antara bangsa-bangsa besar. Ada saatnya peralatan perang akan diubah menjadi peralatan yang menghasilkan damai. Bangsa-bangsa tidak akan lagi “mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang”. Nabi Yesaya yang berkarya sezaman dengan Mikha juga memiliki pengharapan yang sama, sebagaimana dituliskan dalam Yesaya 2:1-3. Dikatakan juga bahwa pusat peribadahan di Yerusalem bukan saja akan menjadi tempat pemuliaan TUHAN, melainkan juga menjadi tempat di mana firman dan pengajaran kasih TUHAN diberlakukan untuk menjadi panutan bagi bangsa-bangsa.

Sebagai pengikut Kristus, kita diajarkan oleh Tuhan bukan sekadar cinta damai, melainkan membawa damai (Mat.5:9). Dengan pertolongan Roh Kudus, kita mendapat hikmat untuk mengolah apa yang dapat menyakiti sesama menjadi sarana yang menghadirkan kebaikan. Contoh paling dekat dan sederhana ialah lidah kita. Bersediakah lidah kita menjadi pembawa damai bagi sesama? [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Aku bersedia ya Tuhan, menjadi pembawa damai-Mu bagi sesama. Perlengkapi aku dengan kuasa kasih dan Roh-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 79; Mi. 4:1-5; Why. 15:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Hormati Kemurahan Allah
    Mazmur 51
    Kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam dan penuh penyesalan tidak akan Kau pandang...
  • PAMER
    Matius 6:1-6, 16-21
    Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:18b) Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, muncullah suatu...
  • Tak Berjalan Sendirian
    1 Raja-raja 19:9-18
    Tetapi, Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, semua orang yang tidak berlutut menyembah Ba’al dan mulutnya tidak...
  • Kesabaran Allah
    Mazmur 78:17-20, 52-55
    Ketika Ia menggiring umat-Nya seperti domba-domba, dan memimpin mereka seperti kawanan hewan di padang gurun; ketika Ia menuntun mereka...
  • BERDIAMLAH
    Matius 17:1-9
    Kata Petrus kepada Yesus, “Tuhan sungguh baik kita berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biariah kudirikan di sini...