Susah Percaya

Yohanes 7:14-31, 37-39

Belum ada komentar 142 Views

Maka heranlah orang-orang Yahudi dan berkata: “Bagaimanakah orang ini mempunyai pengetahuan demikian tanpa belajar!” (Yoh. 7:15)

Skeptis adalah sikap yang cenderung meragukan segala sesuatu. Orang skeptis tidak mudah percaya pada hal-hal yang mereka lihat, dengar, atau bahkan hal yang mereka alami sendiri.

Yesus dikenal oleh banyak orang Yahudi pada masa itu. Hal utama yang mereka tahu tentang Yesus adalah bahwa Ia anak Yusuf, tukang kayu. Datang dari keluarga biasa saja, bila tak hendak disebut miskin, dan tidak mendapatkan pendidikan tinggi. Karena itu, ketika dalam satu kesempatan mereka melihat Yesus mengajar di dalam Bait Allah tentu saja mereka heran. Keheranan mereka yang utama adalah dalam hal isi pengajaran Yesus. Ia mengajar mereka dengan luar biasa. Bukan saja isinya yang luar biasa, melainkan juga keberanian-Nya dalam menyampaikan hal tersebut. Yesus dengan jelas menyatakan bahwa Ia adalah Kristus, Mesias yang diutus oleh Tuhan. Namun, mereka tak percaya bahwa Ia adalah Kristus, bahkan mereka menuduh-Nya kerasukan setan.

Kita mungkin saja tahu dan mengenal siapa Yesus melalui pembacaan Alkitab. Namun, sungguhkah kita percaya pada- Nya? Kepercayaan pada Yesus dapat dilihat bukan ketika orang sedang mengalami kesukaan, melainkan ketika mengalami kedukaan. Pada saat itu iman, kepercayaan kita pada Yesus diuji. Percayakah kita akan kasih dan pemeliharaan Tuhan melalui Yesus yang sudah menyerahkan hidup-Nya bagi kita? Jangan-jangan memang susah untuk percaya. [Jan Calvin Pindo, S. Th]

REFLEKSI:
Keraguan dapat menjadi awal yang baik untuk memeriksa sikap percaya kita pada Tuhan.

Ayat Pendukung: Mzm. 81; Yer. 2:4-13; Yoh. 7:14-31, 37-39
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...