Cobaan Insani Menguji Keberimanan

Matius 4:1-11

Belum ada komentar 62 Views

Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus. (Mat. 4:11)

Cerita perseteruan Yesus dengan Iblis di padang gurun menarasikan peralihan tampilan peran Yesus dari seseorang yang dicobai menjadi dimuliakan. Terlihat klise. Namun, menarik apabila kita tidak menempatkan atau memosisikan Yesus sebagai pemenang sejak ayat 1. Tiga jenis peseteruan Yesus, yaitu: perut, privilese, dan harta-kuasa. Ketiga perseteruan ini adalah godaan insani dengan tampilan halus dan mulia.

Dengan kebutuhan makan tiga kali sehari, manusia secara pongah mengklaim berhak memperoleh makanan dengan cara apa pun. Perut sendiri dan keluarga lapar selalu menjadi alasan. Godaan itu ditentang oleh Yesus sebab seharusnya manusia tidak tergantung hanya pada makanan. Mungkin manusia mati tanpa makan, tetapi hidup bukan hanya soal makanan. Hidup adalah soal keberimanan pada Allah. Namun, keberimanan pada Allah seharusnya juga bukan alasan untuk bertindak pongah. Bagi Yesus, melakukan aksi menentang akal adalah kepongahan beriman yang justru mencobai Allah. Bentuk berseberangan dari mencobai Allah adalah menjual nama Allah. Silau harta dan kuasa dapat membawa kita meninggalkan Tuhan.

Ketiga perseteruan Iblis dan Yesus tersebut adalah ujian keberimanan kita. Bukti keberimanan bukanlah hafal ayat- ayat suci atau pengakuan verbal. Keteguhan menentang segala yang bertentangan dengan kehendak Allahlah yang merupakan bukti keberimanan atau tidak kepada Allah. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ampunilah saya yang mudah tergoda dengan mencemarkan nama-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Kej. 2:15-17; 3:1-7; Mzm. 32; Rm. 5:12-19; Mat. 4:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...